Pemuda Dusun Pulo Citra Gantung Diri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemuda Dusun Pulo Citra Gantung Diri

Pemuda Dusun Pulo Citra Gantung Diri

Written By Mang Raka on Selasa, 22 Agustus 2017 | 13.00.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Gara-gara kelamaan menganggur, Casban (27) pemuda asal Dusun Pulo Citra RT 01/06, Desa Sukamulya, Kecamatan Cilamaya Kulon, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan, gantung diri di depan pintu kamarnya, Senin (21/8).

Informasi yang dihimpun Radar Karawang di lokasi kejadian, jalan pintas yang ditempuh pemuda jebolan SD ini terpicu lantaran dirinya prustrasi setelah lama tidak kunjung mendapat pekerjaan. Casban sendiri ditemukan Acih sudah dalam keadaan leher tergantung sekitar pukul 15.00  WIB. Korban langsung diturunkan dari posisi tubuh tergantung setelah datang petugas kepolisian.
Casban sendiri sebelum ditemukan tewas sempat meminta ke ibunya untuk mencari utangan karena ingin berangkat ke Jakarta dengan alasan ada kerjaan sebagai buruh. Acih sang ibu menuruti saja keinginan anaknya yang sudah menganggur selama tiga tahun. Tidak disangka saat Acih pulang sudah mendapati anaknya tewas. Casban gantung diri dengan menggunakan tali tambang di pintu kamarnya.
Spontan Acih berteriak histeris melihat kondisi anaknya lemas dan warga langsung berdatangan mencoba melepas talinya. Casban saat ditolong masih bernafas, namun kondisinya sudah amat parah sehingga begitu kan dibawa ke rumah sakit dia sudah keburu meninggal. "Pihak puskesmas sudah melakukan pemeriksaan dan menyatakan Casban meninggal," ungkap anggota Satpol PP Kecamatan Cilamaya Kulon, Heri Setiawan.
Heri menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Casban memang baru berada di Sukamulya lagi setelah bertahun-tahun jadi buruh lepas di Jakarta. Sesekali keluar rumah sebatas makan dan minum, karena dirumah konon kadang- kadang sering melamun dan prustasi, apalagi sempat ada keinginan kuatnya ingin bekerja ke Brunei, namun terbentur ijasahnya yang hanya lulusan SD.
Kemungkinan Casban mengalami kendala yang tak memungkinkan dirinya menjadi TKI. Alhasil sebut Heri, berminggu- minggu Casban ini sering melamun dan murung didalam rumahnya hingga ditemukan gantung diri. "Motif dugaan ya mungkin karena ptustasi gak bekerja, karena ijasahnya SD," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template