Pemain Persika Diinjak, Pertandingan Ricuh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pemain Persika Diinjak, Pertandingan Ricuh

Pemain Persika Diinjak, Pertandingan Ricuh

Written By Mang Raka on Senin, 07 Agustus 2017 | 12.00.00

- Laga Dilanjut Tanpa Penonton

KARAWANG, RAKA - Ambisi para pemain Persika Karawang mengamankan tiga poin saat menjamu PS Bengkulu di Stadion Singaperbangsa rupanya tidak mudah. Bermain di hadapan publik sendiri, Agus Supriyanto Cs mendapat tekanan dari Badak Sumatera-julukan PS Bengkulu-sejak menit pertama.
Jual beli serangan terjadi. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama usai, skor masih tetap sama 0-0.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin tinggi. Serangan demi serangan yang diperagakan Ade Ivan, Rezky Ikhwan dan Andi Sopyan, masih kandas dihadang barisan pertahanan anak-anak Bengkulu. Memasuki menit ke-51, barisan pertahanan Persika mendapat tekanan dari PS Bengkulu. Dan akhirnya membuahkan gol hasil sepakan dari pemain tengah Badak Sumatera, Hanif Nulkarim. Skor 0-1
Tertinggal satu gol, Laskar Jawara semakin menekan. Beberapa kali Rezky Ikhwan membahayakan gawang PS Bengkulu. Namun, pada menit ke-74, lagi-lagi Hanif Nulkarim berhasil melakukan tusukan, dan akhirnya membuahkan gol.
Memasuki menit ke-75, terjadi gesekan antara pemain Persika dengan PS Bengkulu. Saat terjadi perebutan bola, secara tiba-tiba seorang pemain PS Bengkulu, Johan Juansyah mengalungkan tangannya ke leher Rizky Ikhwan. Aksi provokatif itu menuai amarah para pemain dan ofisial Persika Karawang. Kericuhan antarpemain membuat emosi penonton terpancing. Akhirnya sebagian dari mereka turun ke lapangan. Namun, aksi sigap aparat keamanan mampu memukul mundur fans fanatik Persika. Pertandingan pun akhirnya dihentikan oleh wasit.
Pengawas pertandingan, Nasrudin menyampaikan, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan saat ini apakah pertandingan dilanjutkan atau tidak, karena yang berhak memutuskan adalah Badan Liga. "Keputusannya ada di Badan Liga, nanti diberitahukan ke klub. Apakah dilanjutkan berapa menit laginya," terangnya kepada Radar Karawang.
Manajer Persika Karawang Rahmat Gunadi menyampaikan, pihaknya sempat kecewa dengan keputusan wasit yang lambat memberikan keputusan, dimana saat Rezky Ikhwan dilukai pemain lawan, wasit tidak segera memberi sanksi. "Itu kejadian yang menimpa pemain Persika, dimana wasit lambat mengambil keputusan sehingga terjadi rusuh sampai dicekik dan dipukul," terangnya.
Bahkan, kata Gunadi, seharusnya pengawas pertandingan memberikan ketentuan yang jelas, sehingga pertandingan yang masih cukup panjang dengan waktu sisa 25 menit itu, tidak sia-sia. "Seharusnya pengawas pertandingan segera memutuskan pertandingan siap dilanjut. Kalau tidak, sekarang berarti besok pagi," terangnya.
Asisten Pelatih Persika Karawang Dani menyampaikan, awalnya pertandingan berlangsung kondusif. Namun pada menit ke-75, pertandingan terhenti karena terjadi kisruh antarpenonton yang dipicu oleh pemain lawan. "Awalnya bola out dipegang Rezky. Johan Juansyah (pemain PS Bengkulu) malah mencekik Rezky Ikhwan dan menjatuhkan Rezky kemudian diinjak-injak," terang Dani.
Ia melanjutkan, menurut aturan yang berlaku, saat wasit menghentikan pertandingan. Maka siswa waktu yang ada harus dilanjutkan setelah suasana panas mereda, atau keesokan harinya. "Pertandingan dilanjutkan besok (hari ini) jam 8 pagi tanpa penonton," ungkapnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template