P3A Diharapkan Bisa Tekan KDRT dan TPPO - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » P3A Diharapkan Bisa Tekan KDRT dan TPPO

P3A Diharapkan Bisa Tekan KDRT dan TPPO

Written By Mang Raka on Kamis, 10 Agustus 2017 | 15.00.00

TELUKJAMBETIMUR, RAKA - Sebanyak 70 tokoh agama dan masyarakat sekabupaten Karawang mengikuti sosialisasi tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kegiatan diadakan di Aula Kantor Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan anak (P3A) Kabupaten Karawang.

Acara yang langsung dibuka Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Karawang. Hj. Imas Teddy Rusfendi didampingi Dr. H.Tajuddin Noer, Ketua MUI Kabupaten Karawang dan Drs. H.M. Yusuf, SH, MH. Ketua Pengadilan agama Kabupaten Karawang. "Di Kabupaten Karawang kasus-kasus tindak pidana perdagangan orang menunjukan peningkatan yang cukup tinggi, dan saat ini di Kabupaten Karawang dinyatakan hampir semua kecamatan masuk dalam kategori kecamatan rentan perdagangan orang. Demikian dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Maka saya menegaskan dengan sosialisasi itu stageholder seperti tokoh agama bisa menjadi sarana untuk kembali menyampaikan antisipasi yang perlu diketahui," ucap Ketua P2TP2A Hj. Imas Teddy Rusfendi.
Masih dikatakannya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman tentang KDRT dan Trafficking agar memiliki pengetahuan dalam upaya mencegah berbagai bentuk KDRT dan Perdagangan Orang ini. Dikatakannya bahwa pada dasarnya kasus KDRT tidak diungkapkan karena masih dianggap sebagai urusan pribadi atau urusan internal keluarga yang tidak perlu diketahui orang lain, padahal hal ini merupakan pelanggaran HAM dan norma sosial.
Diuraikan Imas perdagangan orang adalah fenomena global yang didorong oleh banyaknya permintaan dan dipicu oleh kemiskinan pengangguran. Dampaknya sangat menggenaskan karena korban bisa saja mengalami kekerasan fisik atau ancaman baik bagi dirinya sendiri maupun keluarganya. "Agar efektifnya penanganan ini maka perlu adanya peran dari berbagai elemen masyarakat secara terpadu dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak korban kekerasan. Salah satunya dengan diadakannya sosialisasi yang sekarang dilaksanakan kepada tokoh agama sekabupaten Karawang," ungkapnya.
Dirinya menyarankan agar masyarakat perduli kepada ke dua hal itu. Seperti Kekerasan terhadap perempuan dan anak juga adanya indikasi perdagangan orang atau trafficking. Bahkan masyarakat bisa langsung telepon ke nomor (0267) 8451683 atau unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Karawang dengan nomor. (0267) 432007. "Saya harapkan masyarakat bisa ikut andil dalam meminimalisirnya terjadinya KDRT dan TPPO," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template