Mesjid Pemda Jadi Tempat Jualan Asongan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mesjid Pemda Jadi Tempat Jualan Asongan

Mesjid Pemda Jadi Tempat Jualan Asongan

Written By Mang Raka on Kamis, 10 Agustus 2017 | 12.00.00

*Sudah Mendapat Izin Jualan dari Penjaga Gerbang

KARAWANG, RAKA - Mencari nafkah dengan cara berjualan boleh-boleh saja karena itu hak setiap warga negara. Tetapi jika jualannya di dalam mesjid yang biasa digunakan untuk shalat tentu saja itu patut dilarang. Selain kurang sesuai dengan etika mesjid merupakan tempat beribadah.

Hal itu terjadi di mesjid Pemda saat pelepasan jemaah haji asal Karawang di perkomplekan Pemda, Rabu (9/8) dini hari. Sejumlah pedagang membaur bersama calon jemaah haji dan keluarga pengantar. Bukan hanya di halaman komplek pemda tetapi juga sampai masuk ke dalam mesjid. Sementara semua orang sedang sibuk mempersiapkan keberangkatan sanak keluarganya.
Kehadiran para pedagang di dalam mesjid itu sama sekali tidak ada yang melarang. Bahkan tidak oleh petugas keamanannya minimal Satpol PP. Padahal penertiban kepada pedagang saat pemberangkatan haji dilakukan Kementrian Agama Kabupaten karawang di komplek Pemerintahan daerah kabupaten karawang. Sayangnya, masih harus lebih diperketat lagi pengawasannya.
Pantauan Radar Karawang di lokasi, membeludaknya jamaah haji kabupaten Karawang saat pemalaksanakan pemberangkatan kali ini memadati kantor pemerintahan daerah bahkan suasana malam haripun kondisi lalu lintas sempat tersendat dengan banyaknya pengunjung yang tengah mengantarkan calon jamaah haji kabupaten karawang. Maklum dalam pemberangkatan jamaah kali ini. Kementerian Agama Kabupaten telah memberangkatkan sebanyak 808 calon jamaah haji yang dimana sebanyak dua kloter, antara kloter 40 dan 41 berangkat dengan waktu bersamaan.
Calon jamaah haji yang dimana sudah mualai memadati komplek pemerintahan daerah di pukul 18.00 Wib hingga menjelang pemberangkatan terus dipadati warga karawang untuk mengantar calon jamaah haji ke Pemda. Namun hal itu berdampak terhadap kondisi pemda dimana seolah tidak ada satupun petugas yang bertugas untuk mengamankan kegiatan-kegiatan yang berlangsung di komplek pemda.
Hal itu terlihat saat para calon jamaah haji yang telah berada di pemda lalu kemudian diarahkan untuk menyinggahi masjid, tak lama kemudian puluhan pedagang dengan lancang melakukan aksi yang tidak patut ditiru dengan malaksanakan jual beli di dalam masjid. Menurut keterangan Pardi salah seorang pedagang yang tengah asyik berjualan didalam masjid itu kalau dirinya telah mendapatkan ijin dari pihak pengamanan. Dimana kata Pardi pihaknya bisa melakukan apa saja untuk bisa meraup keuntungan dengan banyaknya calon jamaah haji karawang yang menginap di masjid. "Kita diperbolehkan jualan sama penjaga gerbang," terang singkatnya kepada Radar Karawang.
Semantara itu menanggapi hal yang terjadi saat jual beli di dalam mesjid komplek pemerintahan daerah Kabupaten karawang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Teddy  Rusfendi Sutisna menyampaikan, pihaknya akan melakukan tindakan agar yang membuat ketidaknyamanan calon jamaah haji karawang bisa lebih baik lagi, walupun menurutnya menjadi dilematis jika harus ngedesak pedagang. "Penertiban harus tertib lagi nanti petugas kita harus intensif lagi, kita harus jaga ketertiban," terangnya.
Pihaknya menghimbau bagi para pedagang dan pengunjung yang tengah mengantar calon jemaah haji Karawang untuk bisa lebih diatur terutama bagi pedagang. Sekda tidak mau lagi jika saat pemberangkatan calon jamaah haji tersiar kembali kabar copet dan lainnya. "Kita himbau bagi pengunjung agar mau ditertibkan, dan kita harus waspada karena banyak oknum-oknum tertentu seperti copet dan petugas kita terbatas. Kita tidak mau ada lagi yang kecopetan," tegasnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template