Makanan Impor tak Berlabel Halal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Makanan Impor tak Berlabel Halal

Makanan Impor tak Berlabel Halal

Written By Mang Raka on Kamis, 31 Agustus 2017 | 12.00.00

- Produk Kadaluarsa Beredar

PURWAKARTA,RAKA - Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop,UKM dan Perdagin) Kabupaten Purwakarta menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan modern di Purwakarta, Rabu (30/8). Tujuannya, untuk memeriksa makanan tidak layak konsumsi masih diedarkan.
Dalam melakukan sidak, pihak Diskop,UKM dan Perdagin Kabupaten Purwakarta didampingi sejumlah petugas gabungan. Yaitu dari kepolisian, Lembaga Perlindungan Kosumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), dinas kesehatan, dokter hewan dan Satpol PP Purwakarta. "Ya kegiatan ini merupakan hari kedua kita sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan di Purwakarta,'' kata Kepala Diskop,UKM dan Perdagin Kabupaten Purwakarta, Entis Sutisna.
Di hari pertama menggelar sidak ke tempat perbelanjaan modern di Purwakarta, petugas menemukan adanya makanan rusak dan makanan kadaluarsa serta adanya isi volume kurang. "Dari hasil sidak di hari kedua, kita temukan banyak makanan tidak memiliki label halal rata-rata merupakan produk makanan impor,'' tuturnya.
Dengan adanya temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui pihak Diskop,UKM dan Perdagin Purwakarta meminta manajemen mini market untuk menarik semua produk tersebut dari peredaran. Mengenai keharusan adanya keterangan halal dalam suatu produk, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU Produk Halal). Yang termasuk produk dalam UU Produk Halal adalah barang atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat. "Alasan adanya UU ini, bertujuan menjaga kualitas produk yang beredar sekaligus menjaga kesehatan masyarakat. UU ini juga dapat menjegal serbuan produk tidak halal dari berbagai negara. Pasalnya di Indonesia mayoritas masyarakat beragama islam," jelasnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Kabid Perdagangan Diskop,UKM dan Perdagin Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita menambahkan, dari hasil sidak yang dilakukan, untuk harga produk yang dijual hampir rata-rata masih normal dan belum ada lonjakan harga terhadap sembako yang dijual. “Untuk harga bahan pokok tidak ada kenaikan. Namun tadi kita menemukan beberapa barang yang kadaluarsa, kemasan rusak dan volume yang kurang dari label yang tertulis dikemasan,” tambah Wita.
Diharapkan, peristiwa adanya barang yang kadaluarsa, kemasan rusak dan volume yang kurang serta tidak adanya lebel halal tidak kembali terjadi.
"Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan jeli. Jangan karena tergiur dengan harga yang murah namun berdampak terhadap kesehatan," harapnya.
Dari hasil sidak selama dua hari ini, ditemukan 13 produk kadaluarsa dan kemasaran rusak dari tiga tempat dan tiga produk yang tidak berlabel halal. Total ada 13 lokasi yang dilakukan sidak. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template