Kinerja Polsek Kotabaru Dinilai Lamban - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kinerja Polsek Kotabaru Dinilai Lamban

Kinerja Polsek Kotabaru Dinilai Lamban

Written By Mang Raka on Jumat, 11 Agustus 2017 | 12.00.00

KOTABARU, RAKA - Kinerja Polsek Kotabaru dinilai lamban. Pasalnya laporan Warga Perumahan Rancamanyar RT 05/07 Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru pada Kamis (10/8) lalu, sampai saat ini masih belum ada tindak lanjutnya.
Akibatnya, Rofikoh (48), ibu dari korban perampasan hand phone merasa tidak ditangani secara serius. Dikatakan Rofikoh (48), handphone Oppo A37 milik anaknya Suci Wulandari (18), dirampas oleh seseorang saat anaknya mau membeli es jus bersama temannya Dede Kurnawan, Warga Dusun Gandoang. "Tiba-tiba motor beat yang dibelakang mendekati anak saya dan langsung mengambil HP," tutur Rofikoh kepada Radar Karawang Kamis (10/8).
Dikatakan, kejadian tersebut sekitar pukul 21.00 Wib pada hari Kamis (3/8) lalu, padahal kejadian tersebut tidakjauh dari Kantor Polsek Kotabaru, tepatnya dijalan kalioyod. Oleh karenanya dia merasa heran kenapa kejadian yang Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) nya tidak jauh dari POlsek itu penangannanya cukup lama. Padahal kalau melihat ciri-ciri dari pelakuknya, dia bukan orang jauh karena memang tidak menggunakan helm. "Kayaknya orang deket kok, cuman anak saya juga gak kenal. Foto pelakunya juga sudah dikasihkan ke (anggota) Polsek," ujarnya.
LEbih lanjut dia menuturkan, saat anaknya mengejar pelaku, ternyata pelaku seolah seperti jawara. Karena mengeluarkan senjata tajam berupa golok dan mengangkat tangan kirinya dengan mengagkat jari tengah pertanda melakukan perlawanan atau ancaman."Pelakunya juga bawa motor. Terus kabur kencang setelah meledek anak saya," ujarnya.
Tidak lama dari kejadian itu, dia mengaku Rofikoh bersama anaknya langsung memberikan laporan kepada kepolisian sambil membawa saksi yang melihat kejadian. Kebetulan saksi itu mengenali pelaku, wajahnya sudah tidak asing lagi baginya, dan mempunyai gambar wajahnya. "Pelakunya pernah nongkrong di alfa mart dekat Puskesmas Kotabaru," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, laporan dimalam itu sudah diterima oleh kepolosian, oleh karenanya dia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku, agar kemanan dan ketertiban di Kotabaru bisa terjaga. "Tapi semuanya saya percayakan kepada polsek Kotabaru, semoga saja bisa ketangkap pelakunya" katanya.
Yang membuat dirinya kesal adalah meski laporan sudah masuk selama satu minggu tetapi pihak kepolisaan belum bisa memberikan informasi, padahal dia berharap mendapatkan berita baik. "Saya bingung, pelaku belum tertangkap, padahal data sudah diberikan," katanya.
Sebagai korban dia sangat berharap pihak kepolisian segera menyelesaikan kasus tersebut. Karena kalau dibiarkan, pelaku bisa merajalela melakukan tindak kriminal dengan korban-korban slainnya. "Saya bukan mempermasalkan barangnya, emang kalau dinominalkan angka paling juga Rp 2 juta, bisa saya beli lagi, akan tetapi saya ingin menegak hukum, pihak kepolisaan harus menangkap pelaku," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Kotabaru Aiptu Ahmad S mengaku saat terjadi peristiwa perampasan, pada malam itu pihaknya juga langsung melakukan pengejaran kepada pelaku bersama saksi yang mengenali wajah pelaku. Tetapi pengejaran tersebut gagal dan pelaku sampai sekarang belum dapat ditangkap. "Motor yang dikendarai si pelaku lebih cepat dari kendaraan saya," ungkapnya.
Meski demikian, dia berjanji akan segera menindak lanjuti kasus tersebut, karena sudah melarang aturan pelaku harus masuk jeruji besi. "Pelaku melangar Kuhp pasal 362, dengan ancaman 5 tahun penjara," pungkasnya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template