Ibu Meninggal di Tanah Suci, Uja Yatim Piatu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ibu Meninggal di Tanah Suci, Uja Yatim Piatu

Ibu Meninggal di Tanah Suci, Uja Yatim Piatu

Written By ayah satria on Selasa, 29 Agustus 2017 | 15.39.00

Kantor Bupati jadi Saksi Pertemuan Terakhir

Jumat, tanggal 11 Agustus di komplek Pemerintah Kabupaten Karawang, rupanya menjadi perjumpaan terakhir Uja Lesmana dengan sang ibu, Utami binti Kasan (55).
Pasalnya, tanggal 15 Agustus saat Utami menginjakkan kaki di Madinah, calon haji yang berangkat melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Annihayah Rawamerta, itu dinyatakan meninggal dunia di RSAS Madinah karena circulatory diseases atau jantung. Meski belakangan, pihak keluarga meyakini jika almarhumah diduga meninggal karena punya riwayat maag.
Padahal, saat di tanah air, calon haji Kloter 48 asal Dusun Selang II RT 16/04 Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang, itu lolos pemeriksaan medis di tanah air, bahkan di embarkasi. Uja mengatakan, ibunya memang sudah sepuh, namun tetap sehat dan bugar. Memasak dan menyiapkan makanan sehari-hari adalah aktivitas ibunya saat di rumah. Tidak ada firasat atau kecurigaan atas penyakit dan fisik ibunya saat berangkat. Karena meski sendiri menunaikan ibadah haji, dirinya meyakini semuanya akan lancar-lancar saja. Namun, takdir berkata lain. Sehari setelah ibunya dipastikan meninggal, ada beberapa pejabat dari Kementerian Agama mengabarkan pada pihak keluarga, bahwa ibunya meninggal karena sakit. Seketika itu dirinya kaget dan tidak percaya begitu saja. Bahkan sampai saat ini dirinya seolah tidak percaya jika ibunya meninggal dunia. Namun demikian, dirinya berupaya pasrah, jika memang kabar itu benar. Lagi pula di kediamannya sudah djgelar tahlilan selama 7 hari terakhir. "Sejak berangkat tidak ada kontak lagi sama Ibu. Sampai akhirnya dikabarkan meninggal dunia," ujarnya kepada Radar Karawang.
Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lemahabang Drs H Eqi Kiswini mengatakan, dari total jamaah haji 107 orang asal Lemahabang, satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia. Yaitu atas nama Utami Binti Kasan yang beralamat di Dusun Selang 2 RT 16/04, Desa Ciwaringin. Almarhumah berangkat seoran diri melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Annihayah Rawamerta dengan kloter 48. Penyebabnya adalah sakit. Namun dirinya tidak bisa merinci apakah jantung atau maag. Yang jelas, keluarga sudah pasrah, betatapun jenazah almarhumah dimakamkan di Ma'la, Arab Saudi. Sementara hajinya bisa dibadalkan atas seizin keluarga, atau juga bisa dikembalikan mengulang daftarannya. "Biasanya langsung dimakamkan di Arab. Pihak keluarga sudah diberi info sesaat setelah jamaah haji tersebut dikabarkan wafat," ungkapnya.
Lebih jauh Eqi menambahkan, pihaknya sudah takziah, bahkan pihak keluarga juga sudah tabah dan menggelar tahlilan selama 7 hari. Saat berangkat, sambung Eqi, semua jamaah haji selalu tes kesehatan di Puskesmas, bahkan sampai embarkasi jelang pemberangkatan. Karena ada juga calon jamaah haji yang batal berangkat lantaran memiliki riwayat penyakit ginjal. Namun, betapapun dianggap sehat, umur adalah rahasia Allah SWT, termasuk apa yang menimpa Utami. Atas kejadian tersebut, selain menyampaikan duka mendalam, juga ikut mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. "Pemeriksaan kesehatan mah gak bakalan kurang. Tapi umur kan rahasia Allah. Kapanpun waktunya, itu urusan Allah," ungkapnya.
Lebih jauh dia berharap, jamaah haji bisa lancar semua dalam menjalankan ibadahnya. Betapapun kondisinya sedang panas 45 celsius. Semoga ratusan jamaah haji asal Lemahabang bisa lancar, mabrur dan dijaga selalu kesehatannya dan kembali ke tanah air dengan selamat. "cuacanya sedang panas-panasnya, semoga semuanya diberikan kelancaran dan selamat," harapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template