Hiu Terdampar di Pasirputih - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hiu Terdampar di Pasirputih

Hiu Terdampar di Pasirputih

Written By ayah satria on Selasa, 01 Agustus 2017 | 17.18.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Untuk kesekian kalinya ikan hiu terdampar di laut utara Karawang. Kali ini jenis hiu paus dalam kondisi mati terlihat di sabuk Pantai Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Senin (31/7).
Ikan hiu berwarna hitam pekat itu diduga sudah mati beberapa hari terakhir, hingga akhirnya terbawa arus sampai Pantai Pasirputih dan ditemukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mina Jaladri.
Ketua Pokmaswas Mina Jaladri Pasirputih Suhaeri mengatakan, di sela-sela tugasnya pengecekan di laut, dirinya melihat jelas ada ikan berukuran besar mengambang dan nyaris nyangkut di sabuk Pantai Pasirputih sekitar pukul 10.00 pagi. Saat didekati, ternyata ikan tersebut adalah ikan hiu paus alias Tanjung Karang dalam kondisi mati. Melihat itu, pihaknya langsung menyeret ikan berukuran 1,5 meter tersebut ke daratan. "Saat cek laut, kita lihat ada ikan mengambang. Tenyata anak ikan paus dengan panjang 1,5 meter dalam kondisi mati," ujarnya.
Suhaeri menambahkan, ikan yang terdampar diduga dari Laut Jawa tersebut, bobotnya tidak sampai satu ton. Karena diperkirakan selain usianya masih sekitar bulanan, bobotnya juga hanya sekitar 70 kilogram. "Enggak sampe tonan sih, itu kan anak hiu paling cuma 70 kilogram," katanya.
Meski demikian, pihaknya mengamankan ikan tersebut karena menjadi tontonan beberapa masyarakat sekitar. Tidak mungkin ikan yang sudah mati itu dikembalikan lagi ke laut. Kejadian ini bukan pertama terjadi, sebab ikan-ikan besar yang mati lainnya juga pernah terdampar serupa di laut Pasirputih. Ia berharap anggota Pokmaswas, nelayan, dan warga pesisir lainnya cepat melapor jika di tengah perjalanan melaut atau di bibir pantai melihat ikan-ikan besar seperti paus dan hiu. Apalagi yang masih dalam kondisi hidup, sebab ikan ini dilindungi. "Ini kesekian kalinya ada ikan paus terdampar di Pasirputih. Sebelum-sebelumnya juga ada," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template