Gara-gara Jalan Rusak Camat Khawatir Warga Ngamuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gara-gara Jalan Rusak Camat Khawatir Warga Ngamuk

Gara-gara Jalan Rusak Camat Khawatir Warga Ngamuk

Written By Mang Raka on Jumat, 25 Agustus 2017 | 12.00.00

PANGKALAN, RAKA - Akibat mobilisasi dump truk lintas selatan Karawang, sebagian jalan utama Pangkalan menuju Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor banyak yang rusak. Padahal jalur perbatasasn tersebut belum lama diperbaiki Pemerintah Karawang.

Intensitas aktivitas dump truk yang melintasi jalur perbatasan itu memang selalu padat. Dalam sehari hampir 100 dump truk yang beroperasi melintas jalan perbatas Kecamatan Pangkalan dan Cariu itu. Akibat kerusakan tersebut, warga sepanjang jalan itu yang sudah berharap jalan mereka diperbaiki menjadi geram. Sementara Dinas Perhubungan hingga saat ini belum melakukan tindakan apa-apa.
Seperti dituturkan Toby (40) warga perbatasan kabupaten Karawang dan Bogor dia kesal dengan lalu lalangnya dump truk pengangkut tanah. Dirinya tidak mengetahui dari mana asal kendaraan yang selalu membawa material tanah, namun akibatnya di musim kemarau malah membuat jalan mengebul dan jalan yang sudah di perbaiki malah rusak kembali.
"Sejauh ini tidak ada tindakan apapun, ditambah lagi mereka mengendarai kendaraan kadang ugal-ugalan apalagi jika malam hari. Menurut saya Dinas Perhubungan mesti mengambil sikap mengatasi persoalan disini," tandas Toby yang menyayangkan anggaran besar yang sudah dikeluarkan pemerintah Karawang untuk memperbaiki jalan yang sebelumnya rusak parah itu.
Ace Priatna (33) Warga Kampung Tegalpanjang, Desa Cintaasih terkait jalan yang kembali rusak di wilayahnya mengaku kesal karena kebutuhan material tersebut bukan untuk pembangunan di wilayah kabupaten Karawang tetapi Kabupaten Bogor. Sementara jalan dan akses jalan yang digunakan jalur lalulintas wilayahnya. Dan parahnya lagi malahan penggemudi truk kerap kebut ketika material yang dibawanya kosong. Hal itu justru membuat warga geram.
"Mereka kadang enggak tahu karena mengejar rotasi atau waktu yang jelas ketika muatannya kosong mereka kerap kebut-kebutan, entah apa yang ada di benak sopir entah kejar waktu atau muatan atau ritasi muatan. Tetapi itu sangat mengganggu, terlebih kadang anak-anak sekolah pada sore hari padat karena mereka pulang, khawatir malah berimbas fatal saja," tandasnya.
Saat di konfirmasi terkait banyaknya dump truk yang beroperasi menggunakan jalur Karawang selatan, Camat Pangkalan Usep Supriatna yang dihubungi via ponsel tidak menjawabnya malah hapenya dalam keadaan tidak aktif.
Sementara di tempat terpisah, Kalam (42) tokoh masyarakat Desa Kertasari menyampaikan jika aktivitas kendaraan dump truk yang beroperasi sudah satu bulan lamanya. Kendaraan tersebut mengangkut material dari luar Kabupaten Karawang, sementara warga tidak tahu akan kemanakah tujuan material - material itu ditumpahkan. "Jangan sampai pembangunannya di Bogor tetapi yang yang rusak jalan milik Karawang," tandas camat. Bahkan camat khawatir kalau tidak ditanggapi serius lama-lama masyarakat tidak bisa menahan diri dan turun ke jalan. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template