Gara-gara Bendera Terbalik, Bos Showroom Dipanggil Dandim - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gara-gara Bendera Terbalik, Bos Showroom Dipanggil Dandim

Gara-gara Bendera Terbalik, Bos Showroom Dipanggil Dandim

Written By ayah satria on Rabu, 02 Agustus 2017 | 21.22.00

PURWAKARTA, RAKA - Menjelang peringatan ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 sepanjang jalan perkotaan Purwakarta mulai diramaikan kibaran bendera merah putih.
Namun apa jadinya jika ada bendera yang dipasang terbalik? Entah sengaja atau lalai, yang jelas akibat pemasangan warna bendera terbalik itu, pemilik salah satu showroom mobil di Jalan Basuki Rahmat Purwakarta, Selasa (1/8), harus berurusan dengan aparat.
Di depan showroom tersebut, warna merah itu berada di bagian bawah. Sementara warna putih berada di atas. Alhasil yang berkibar bukanlah bendera merah putih, melainkan bendera putih merah layaknya bendera negara Polandia.
Kejadian itu ternyata tidak luput dari pandangan mata masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi. Bahkan tak sedikit pula warga yang mengabadikannya dengan jepretan kamera ponsel.
Peristiwa itu pun langsung mendapat tanggapan keras dari Komandan Kodim 0619 Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana. Dia mengatakan, peristiwa itu bukan hal sepele, karena bendera merah putih adalah salah satu lambang negara. Dalam UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, mengenai bendera yang menjadi lambang negara dijelaskan dalam Pasal 4 dari ayat 1 hingga 3.
"Saya menyayangkan jika ada warga negara yang seakan tidak menghiraukan bendera negaranya sendiri. Apalagi memasang bendera merah putih terbalik," kata Ari saat dihubungi melalui telepon pribadinya.
Ari mengatakan, pihak Kodim 0619 Purwakarta akan segera memanggil pemilik showroom mobil tersebut untuk diminta keterangannya terkait insiden itu. Menurutnya, yang bersangkutan berjanji akan secepatnya datang ke Kodim 0619 Purwakarta untuk memberikan penjelasannya. "Tadi pemilik showroomnya sudah kita hubungi. Namun yang bersangkutan lagi di Kota Bandung dan berjanji akan datang ke Kodim 0619 Purwakarta," jelas Ari.
Untuk mengantisipasi peristiwa serupa tidak terulang, Ari sudah memerintahkan anggotanya di setiap Koramil di Purwakarta untuk memberikan sosialisasi terkait aturan pemasangan benderah merah putih di wilayahnya masing-masing.
Salah satunya tentang waktu pemasangan bendera dan waktu penurunannya. Jadi jangan sampai setelah dipasang dibiarkan begitu saja terpasang dari pagi hingga malam hari. "Semua Babinsa sudah saya intruksikan untuk memberikan sosialisasi terkait aturan pemasangan bendera di wilayahnya masing-masing," tambah Ari.
Sesuai UU Nomor 24 Tahun 2009, bagi orang yang mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak lambang negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan lambang negara, bisa disanksi dengan hukuman penjara serta denda bagi pelakunya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template