Forum Pengasuh Ponpes Resmi di Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Forum Pengasuh Ponpes Resmi di Karawang

Forum Pengasuh Ponpes Resmi di Karawang

Written By Mang Raka on Senin, 21 Agustus 2017 | 14.00.00

TEMPURAN, RAKA - Sebanyak 35 Pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Karawang resmi dikukuhkan akhir pekan (19/8) kemarin, di Pondok Pesantren Modern Baitul Burhan, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran. Forum yang terdiri dari para Kiai, asatidz dan pengurus pesantren ini dilantik dihadapan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Karawang H. Sopian.

Ketua FPP Karawang, KH Nandang Qushoiri terkait itu mengatakan, dirinya menaruh harapan besar agar semua pihak mendukung pengembangan FPP karawang yang baru terbentuk.
Semoga saja sebut Nandang, agenda, program dan kepengurusan yang baru terbentuk ini bisa menjadi ajang sharing dan silaturahmi untuk kemajuan pesantren- pesantren yang ada di Karawang, baik secara kualitas maupun kuantitasnya. "Banyak pekerjaan rumah menanti setelah dilantik, kita harap semuanya kompak untuk kemajuan FPP ini di Karawang," tutur Syuriah PCNU Karawang ini.
Ketua FPP Provinsi Jawa Barat DR KH Utawijaya Kusuma mengungkapkan Karawang merupakan daerah yang banyak pondok pesantrennya. Baik salafi, modern maupun semi modern.
Semuanya ini sebut dia buah hasil dari pesantren induknya yang cukup bersejarah, yaitu pesantren Quro yang di prakarsai Syech Qurotul Ain. Sehingga, perkembangan pesantren daru waktu ke waktu terus berkembang di karawang bahkan menjadi pusat menimba ilmu agama yang potensial.
Karenanya, sambung Utawijaya, peradaban sejarah pesantren dari masa ke masa ini harus dijaga sebagak nilai luhur mencetak generasi bangsa yang berakhlak dan beragama secara kaafah. Sebab, dirinya kagum dengan mulai banyaknya pesantren dengan sarana yang tidak kalah dari sekolah pada umumnya. Namun semua itu pesannya harus ditopang dengan kualitas yang baik, agar pesantren kedepan tetap bertahan dengan segudang santri dan sarananya. "Pesantren di Karawang ini tidak bisa lepas dari sejarah Syekh Quro, maka dari masa ke masa ini harus kita jaga semua," ujarnya.
Kepala Kemenag Karawang, H Sopian mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung dan mengapresiasi FPP di Karawang, dirinya pesankan bahwa anak - anak pesantren dan madrasah bisa mengelola daerahnya sendiri. Itu sudah banyak dibuktikan bahwa alumni santri dan madrasah sudah banyam mengisi ruang- ruang strategis, baik birokrat, pengusaha, maupun tokoh agama yang disegani.
Atas dasar itu, ia memohon dukungan kepada FPP dan masyarakat Karawang akan membangun monumen santri di wilayah Karawang sebagai bentuk perhatiannya pada karawang yang jiga jadi lumbung santri di Jawa Barat. Banyak Pesantren besar dan banyak santrinya di Karawang ini, bahkan menjadi tujuan menimba ilmu ribuan santri dari luar Karawang. Karenanya, keberadaan monumen ini penting, agar karawang bisa terus bertahan menjadi kota santri sejajar dengan Tasikmalaya, Garut, Purwakarta dan Cianjur.
"Kita mohon dukungan juga nih dari FPP, rencana kita mau bangun monumen kota santri, semoga terlaksana dan lancar," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Sejarah mencatat bahwa pesantren pertama kali berdiri di tatar pasundan adalah Pesantren Syekh Quro di Karawang tahun 1418 M. Kemudian tahun 1420 baru berdiri Pesantren Cirebon Girang oleh Syekh Datuk Kahfi atau Syekh Nurjati. Dari rahim Pesantren Quro Karawang inilah berkembang pesantren2 masyhur di Jawa Barat melalui peran Subang Larang sebagai santrinya Syekh Quro. Subang Larang adalah putri Ki Kedeng Tapa yang dipersunting oleh Pangeran Pamanah Rasa alias Pabu Siliwang sehingga mempunyai anak tiga orang yaitu Walangsungsang, Larasantang dan Kiansantang....bersambung

    BalasHapus
  2. Karawang harus menjadi barometer perkembangan pesantren di Jawa Barat. Sebab, cikal bakal perkembangan pesantren adalah dari Karawang dengan berdirinya pesantren Syekh Quro tahun 1418 M di Karawang. Jadi wajar apabila Karawang harus dijuluki kota Pesantren dan waib berdiri Monumen Pesantren.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template