Disuntik Imunisasi, Pelajar SMP Nangis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Disuntik Imunisasi, Pelajar SMP Nangis

Disuntik Imunisasi, Pelajar SMP Nangis

Written By Mang Raka on Jumat, 11 Agustus 2017 | 17.29.00

KUTAWALUYA, RAKA - Kejadian lucu mewarnai kegiatan imunisasi measles dan rubella di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kutawaluya. Tak disangka, seorang siswa menangis saat akan disuntik.
Pemandangan ini, sempat membuat siswa lainnya ikut ketakutan. Bahkan ada yang berusaha kabur. Meski begitu, kejadian tidak berlangsung lama karena petugas menenangkannya.
Salah seorang siswa kelas 9 G, Yayang Afril Putra, mengaku sebelumnya tidak ada rasa takut sedikitpun dengan kegiatan imunisasi di sekolahnya. Mengingat, pihak sekolah sudah menginformasikan akan diadakan imunisasi.
Namun setelah melihat teman sekelasnya menangis kesakitan, dirinya tak mampu membayangkan rasa sakit yang dialami temannya. "Tadinya mah gak takut, cuma lihat teman nangis jadi baper," akunya.
Kepala SMPN 2 Kutawaluya Uus Sugiana menjelaskan, sebanyak 820 siwanya telah diimunisasi. Diakuinya, ada beberapa siswanya yang mencoba melarikan diri karena takut diimunisasi. Beberapa siswanya, ada juga yang tidak masuk lantaran sakit. "Hal yang wajar jika anak-anak takut terhadap jarum suntik, walaupun imunisasi ini bertujuan untuk menyehatkan mereka," ungkapnya kepada Radar Karawang, Kamis (10/8).
Meski begitu, dirinya mengapresiasi imunisasi MR, karena berguna untuk memberikan kekebalan tubuh terhadap serangan virus yang berbahaya. Dia menyebutkan, imunisasi yang dilakukan saat ini merupakan imunisasi pertama kali di sekolahnya. Sehingga wajar jika ada beberapa anak yang merasa ketakutan.
Ketua Tim Imunisasi Kecamatan Kutawaluya Odon mengatakan, sebelum menggelar imunisasi untuk siswa SMP/MTs pihaknya telah menyisir siswa sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Karena sasaran imunisasi MR mulai dari bayi usia 9 bulan sampai 15 tahun. "Kita mulai dari 1 Agustus sampai sekarang 10 Agustus. Sasarannya yaitu anak SD dan MI, selanjutnya ke MTs dan SMP," ujarnya.
Dikatakannya, sebanyak 21 petugas kesehatan dikerahkan dalam pelaksanaan imunisasi MR di kecamatan tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan jemput bola dengan sweeping ke sekolah-sekolah bagi siswa yang belum diimunisasi, mengingat masih ada beberapa siswa yang tidak bisa hadir. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template