Dishub Cari Dana CSR untuk Bangun JPO - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dishub Cari Dana CSR untuk Bangun JPO

Dishub Cari Dana CSR untuk Bangun JPO

Written By Mang Raka on Kamis, 31 Agustus 2017 | 14.00.00

KOTABARU, RAKA - Desakan yang disampaikan oleh masyarakat untuk dilakukan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Raya Pangulah mulai mendapat tanggapan dari pemerintah. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang mengaku sedang mencari perusahaan mana yang dana Corporate Socaial Responsibility (CSR)  nya bisa digunakan untuk pembangunan JPO tersebut.
"Itu jalan pusat, JPO nya juga kewenangan pusat. Di Pemda tidak dianggarkan," kata Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Dinas Perhubungan Karawang, Iwan Kristiawan.
Menurutnya, saran yang disampaikan warga agar pembangunan JPO dengan menggunakan anggaran CSR perusahaan memang sangat baik. Karena ada beberapa fasilitas umum dikarawang yang dibangun dengan menggunakan anggaran CSR, seperti JPO di Pasar Johar, termasuk belum lama ini rehab musala Terminal Klari. "Kalau untuk dana CSR memang belum tahu, tapi kalau ada (perusahaan yang siap bangun dengan dana CSRnya) kami siap," ujarnya.
Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang Elievia Khrissiana, juga ikut angkat bicara soal banyaknya permintaan warga terkait JPO di Jalan Raya Pangulah. Menurutnya, karena itu merupakan aspirasi dari masyarakat, maka pemerintah harus menindaklanjutinya secara serius. Terlebih aspirasi tersebut memang sangat rasional bahkan seharusnya masuk skala prioritas.
Karena jalan tersebut merupakan jalan nasional, maka anggaran untuk membangun JPO juga harus menggunakan pusat. Tetapi pemerintah pusat tidak akan tahu kalau Pemda Karawang melalui Dishub tidak mengusulkannya kepada pemerintah puast. "Jadi jangan selalu jadi alasan itu harus pakai anggaran pusat. Karena adanya di daerah, pemda juga harus jemput bola," ujarnya.
Kemudian, tambah Elievia, potensi yang dimiliki karawang juga sangat luar biasa kaitan dengan dana CSr, karena ada ribuan perusahaan yang ada di Karawang. Maka sangat rasional dan wajar, jika warga meminta pembangunan JPO tersebut dengan menggunakan dana CSR perusahaan. "Atau memang bisa (Pembangunannya) menggunakan dana CSR perusahaan," katanya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, salah satu langkah cepat yang harus diambil oleh Dishub adalah, membuat kajian pembangunan JPO tersebut. Karena kalau sudah ada kajiannya, maka bisa menjadi dasar untuk mengusulkan kepada pihak perusahaan, atau bahkan ke pemerintah pusat untuk pembangunan JPO tersebut. "Buat dulu kajiannya, nanti akan kelihatan bagaimana gambarannya, termasuk  berapa besar anggaran yang dibutuhkan," ujarnya.
Terlebih, tambah Elievia, pengelolaan dana CSR di Karawang masih belum baik. Sehingga keterlibatan perusahaan untuk membangun karawang juga masih belum optimal. Padahal, bisa ditawarkan perusahaan akan membangun sarana dan prasarana umum apa saja. Kemudian pemda dengan APBDnya akan membangun apa saja. "Harus adanya sinkronisasi program, antara pemda dan pihak swasta," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template