Dagang Sepi, Zainal jadi Begal Berpistol - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dagang Sepi, Zainal jadi Begal Berpistol

Dagang Sepi, Zainal jadi Begal Berpistol

Written By Mang Raka on Selasa, 08 Agustus 2017 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Keberadaan tol Cipali ternyata berdampak terhadap para pedagang yang berjualan di jalan pantura. Tidak hanya membuat rugi, seorang pedagang buah justru beralih profesi menjadi pencuri spesialis kendaraan bermotor roda dua.
Zainal Arifin alias Sinal bin Ismal (29) namanya. Warga Dusun Cilandak RT 01 RW 06, Desa Cilandak, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, itu sudah berkali-kali beroperasi di Kabupaten Karawang. Bahkan untuk menopang aksi kejahatannya, Zainal membekali diri dengan senjata api yang dibeli dari seseorang di wilayah Lampung seharga Rp 6,5 juta. "Saya alih profesi karena dagang buah di pantura sepi, setelah tol Cipali dibuka," kata Zainal.
Meski membekali diri dengan senpi rakitan, ternyata Zainal masih kalah cepat dengan petugas dalam menggunakan senjata api. Terbukti, saat polisi akan menangkapnya, Zainal sempat berupaya menembakkan senjatanya ke arah petugas. Beruntung, senjata rakitan miliknya itu macet sehingga petugas tak kesulitan untuk membekuknya. Tak butuh waktu lama, polisi kembali menangkap penjahat lainnya, Yantok dan Waslim. "Ketiga pelaku ini merupakan asal Lampung. Mereka merupakan pelaku pencurian yang bisa melukai para korban. Modusnya mereka memepet kendaraan korban dan melakukan ancaman dengan senjata api rakitan," ungkap Kapolres Karawang AKBP Ade Ary Syam Indradi saat melakukan ekspose pelaku kejahatan jalanan, Senin (7/8) kemarin.
Para pelaku mengaku melakukan aksi pencurian belasan kali di Kabupaten Karawang. "Saya yakin selain di Karawang, mereka juga melakukan aksi pencurian di luar Karawang. Karena salah satu dari mereka ini merupakan residivis juga pencurian," ungkapnya.
Ade menyebutkan sebelum melakukan aksi pencurian, para pelaku sudah mendapatkan pesanan dari penandah untuk spesifikasi motor curian yang harus didapatkan. "Tadi kita tanya, mereka juga ngaku kalau sebelum melakukan pencurian tetapi sudah ada pesanan dari penadah," katanya.
Selain menangkap tiga pelaku pencurian, petugas juga menciduk dua penadah motor hasil curian. "Kita juga menangkap dua penadah. Jadi hasil curian dari komplotan Lampung ini dijual di Karawang," kata dia.
Dari tangan lima pelaku tersebut, pihaknya mengamankan 11 kendaraan hasil curian, belasan kunci letter T dan senjata rakitan jenis revolver. "Tentunya aksi pencurian ini masih sering terjadi. Hingga lima kali sehari pencurian kendaraan bermotor roda dua terjadi di Karawang, akibat pesanan dari masyarakat cukup tinggi. Kita akan menggelar razia besar-besaran untuk mengurangi pemesanan hasil pencurian," pungkasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template