Cuaca Buruk, Nelayan Sungaibuntu tak Bisa Melaut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cuaca Buruk, Nelayan Sungaibuntu tak Bisa Melaut

Cuaca Buruk, Nelayan Sungaibuntu tak Bisa Melaut

Written By ayah satria on Selasa, 01 Agustus 2017 | 17.20.00

PEDES, RAKA - Nelayan Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, dipaksa menunda melaut dan menyandarkan perahunya di saluran pembuang akibat cuaca buruk yang melanda daerah tersebut. Pasalnya, air rob sudah tidak bisa dihindari sehingga tidak memungkinkan nelayan untuk melaut.
Nelayan Sungaibuntu, Rahmat (43), menerangkan keadaan cuaca di laut tempatnya berlayar dinilai sedang kencang, deburan ombak pun membuat ciut semangatnya untuk melaut, dengan kondisi cuaca buruk yang tidak menentu seperti sekarang ini, membuat nelayan harus mengurungkan niatnya. "Kebetulan sekarang lagi banyak-banyaknya udang dan nelayan di sini lagi semangat-semangatnya buat melaut, udangnya juga lagi banyak. Cuma terkendala cuaca aja yang gak tentu dan kadang turun hujannya itu setiap sore," katanya, kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, mayoritas nelayan Sungaibuntu fokus menangkap udang dan rajungan saja. Pasalnya perahu dan jaring nelayan tidak cukup besar untuk menampung ikan. Selain itu, membutuhkan modal dan waktu yang banyak untuk menangkap ikan. "Kalau nelayan di sini emang mayoritasnya nelayan penangkap udang, kalau udang lagi kurang ramai paling ngangkat rajungan, gimana lagi adanya aja," ujarnya.
Adapun tempat menjual hasil tangkapan nelayan menggunakan sistem timbang, sambung dia, hal ini sudah terjadi beberapa tahun kebelakang. Padahal, peleangan itu mestinya sistem borongan. "Kalau pun nelayan yang menjual hasil tangkapannya dengan cara ditimbang., emang tidak ada yang dirugikan sih kalau sistem timbang mah, tapi dengan cara ditimbang keuntungan nelayan gak bisa lebih, dan aneh aja dengan nama tempat pelelangan ikan, tapi caranya ditimbang," katanya.
Hal senada dikatakan Udin, anggota nelayan Sungaibuntu lainnya, ia berharap agar serangan cuaca buruk segera berakhir. Pasalnya tidak sedikit masyrakat yang menggantungkan hidupnya melaut sebagai nelayan. "Warga di sini menggantungkan hidupnya di laut sebagai nelayan, jadi cuaca baik sangat ditunggu dan diharapkan segera berjalan," harapnya.
Dikatakanya, bakul-bakul tempat menjual ikan hasil tangkapan nelayan sekarang sudah mulai berkembang, keaktifan dan aktivitas nelayan juga dinilai sudah mulai bertambah. Dengan aktifnya TPI, ia mengaku bisa meningkatkan kembali tarap perekonomian masyarakat. "Nelayan sungaibuntu sekarang sudah mulai bertambah, aktivitas nelayannya juga sudah mulai tumbuh. Mudah-mudahan saja bisa terus dikembangkan," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template