Camat Bantu Warga Urus Akta Kelahiran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Bantu Warga Urus Akta Kelahiran

Camat Bantu Warga Urus Akta Kelahiran

Written By ayah satria on Selasa, 01 Agustus 2017 | 17.19.00

KARAWANG, RAKA - Untuk mengurus dokumen kependudukan tidak ada yang sulit asal semua persyaratan yang diperlukan sudah lengkap. Untuk itu perlu kerjasama pihak desa atau kelurahan guna memberi pengarahan kepada warganya mengenai kelengkapan berkas-berkas yang harus disiapkan. Sehingga tidak harus bolak-balik ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) atau menggunakan jasa calo karena kelelahan mengurus administrasi kependudukannya.
Mananggapi persolan itu Camat Karawang Timur Hj. Ely Laeli Komala.S.Sos menyampaikan, dokumen Kependudukan merupakan dokumen resmi yang diterbitkan instansi pelaksana yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Memperoleh dokumen kependudukan merupakan hak setiap penduduk seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Pasal 2 yang mengatakan bahwa setiap penduduk mempunyai hak untuk memperoleh Dokumen Kependudukan.
Termasuk pelayanan yang sama dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, perlindungan atas data pribadi, kepastian hukum atas kepemilikan dokumen, informasi mengenai data hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil atas dirinya atau keluarganya. Selain ganti rugi dan pemulihan nama baik sebagai akibat kesalahan dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil serta penyalahgunaan data pribadi oleh instansi pelakana. "Alhamdulillah kalau yang saya tahu Karawang Timur sudah pada mengerti semua," terangnya kepada Radar Karawang, Senin (31/7).
Ely juga menyampaikan, Pasal 59 Ayat (1) Undang-Undang Nomor Nomor 23 Tahun 2006 disebutkan bahwa dokumen kependudukan meliputi biodata Penduduk, KK, KTP, Surat Keterangan Kependudukan dan Akta Pencatatan Sipil. "Dari dulu mengenai pesyaratan sudah standar dan sudah baku. Biasanya masyarakat yang bolak balik ke capil karena administrasi yang kurang dipenuhi sehingga perlu penyampaian ulang terhadap masyarakat," terangnya.
Ely bahkan menyampaikan itu melalui mingon kecamatan dan minggon Kelurahan/Desa dimana RT dan RW hadir sebagai perwakilan masyarakat dan bisa diinformasikan kepada masyarakat yang hendak melakukan pengurusan kependudkan seperti KK, KTP dan akte kalahiran. "Jika masih banyak di masyarakat yang belum memahami dan mengetahui diharapkan peran kelurahan beserta RT dan RW bisa menginformasikan terhadap masyarakatnya, sehingga informasi bisa diserap dan tersampaikan," ucapnya.
Mananggapi soal pendatang, kata Ely hal itu tidak ada masalah kalau pengen tinggal di karawang pengen punya KTP harus mengurus kepindahan dari daerah asal karena ketentuan sudah jelas regulasi jelas kalau jika pendatang pengen punya KTP karawang harus lepas kependudukan di daerah asalnya. "Pendatang baru itu merupakan tugas berasama dari semua unsur, bukan hanya petugas keamanan linmas atau orang desa, ini juga perlu peran keluarga dan masyarakat untuk menjaga dan tetap waspada dalam menjaga kemanan lingkungan," terangnya.
Sementara Lurah Nagasari H Endeng menyampaikan, kalau dirinya siap membantu masyarakat yang selama ini masih belum mengetahui akan segala persyaratan yang dibutuhkan mengenai apa-apa saja yang diperlukan saat melakukan pengajuan pembuatan dokumen kependudukan. "Sebetulnya selama ini masyarakat tidak kesulitan, karena untuk kelengkapan persyaratan sudah pada tahu semua, kecuali warga pendatang yang harus lengkap surat pindah dari daerah asal kalau ingin membuat KTP atau KK di Karawang," terangnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template