Bunga Plastik dari Mahasiswa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bunga Plastik dari Mahasiswa

Bunga Plastik dari Mahasiswa

Written By Mang Raka on Jumat, 25 Agustus 2017 | 12.30.00

- Untuk Masyarakat Mulyasari

KARAWANG, RAKA - Di mana ada kemauan, disitu pasti selalu ada jalan. Pepatah itulah yang dipegang oleh mahasiswa Unsika yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Pasit Muncang, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciample. Kelomk KKN Mulyasari II ini, mengembangkan kerajinan bunga plastik untuk menjadi home industri di kampung tersebut.
Ayu Abdulloh, kelompok KKN Mulyasari II, mengatakan, kerajinan bunga pelastik yang tengah dipersiapkan sebagai bentuk kreatifitas kelompoknya tersebut. Merupakan, pengembangan inovasi kerajinan yang ada di wilayah ini untuk dikembangkan lebih menarik. Hal ini bertujuan dalam mendobrak roda perekonomian di wilayah ini terus meningkat pesat. "Kerajinan bunga plastik ini, merupakan salah satu usaha yang mayoritas dilakukan masyarakat di wilayah ini. Jadi saat kita belajar membuatnya, setelah bisa kita coba mengkemasnya lebih variatif lagi, jadi selain menarik dari bentuk dan warnanya, ini juga bisa membantu meningkatkan harga ekonomisnya lebih tinggi, karena hasilnya pun pada bagus dengan berbagai paduan warna," terang Ayu, yang merupakan mahasiswa semester 7, jurusan Manajemen Unsika, kepada Radar Karawang, di posko KKN, kemarin.
Ayu, anggota Kelompok Mulyasari II itu, melanjutkan, selain bakal diperlihatkan dalam lokakarya, kerajinan bunga plastik yang sudah di kemas lebih indah lagi ini, sudah berselancar diberbagai media sosial. Agar pemasaran kerajinan bunga plastik ini lebih luas. "Kami juga sudah mengembangkannya dan ini pun sudah dipasarkan melalui market pemanfaat media sosial,dengan harapan inovasi mahasiswa KKN kelompoknya ini, dapat membantu kerajinan di wilayah ini terus banyak peminatnya," ucapnya.
Hal senada disampaikan, Syifa Fauzia, mahasiswi semester 7, jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unsika, menurutnya, tidak hanya  kerajinan rumah yang dapat menjadi nilai ekonomis di wilayah ini. Akan tetapi, dibidang kuliner telah menjadi salah satu ikon kelompoknya dalam kegiatan lokakarya nanti. "Dari hasil kerja sama posdaya, kami juga selain kerajinan tangan, ada di bidang kulinernya yang kami namai Pak Muri Merang singkatan dari (Opak dari Mulyasari Meni Raus Sayang), ini pun menjadi bentuk sumbangsi kami terhadap mata pencaharian masayrakat di wilayah ini untuk dikembangkan," ujarnya.
Selain itu, kemasan makanan ringan ini pun sudah berbeda, terutama dari bentuknya yang dibentuk love atau hati dengan kemasan kecil yang menarik. Hal tersebut bertujuan agar kemasan yang diciptakan kelompoknya tersebut dapat bersaing dipasaran. "Nah untuk bentuk opaknya itu, kaya love ukurannya kecil-kecil. Dikemas perkantung, dengan sekantungnya itu berisi 75 Gram, untuk harganya sih belum kami sepakati berapa," katanya.
Dia berharap, dengan adanya usaha kelompok rumah ini, tidak hanya menjadikan produk tersebut terkenal diberbagai daerah. Namun, dapat menjadikan kreatifitas warga di wilayah desa ini, menjadi khas tesendiri. Sehingga, roda perekonomian di wilayah ini terus melesat tajam. "Semoga wilayah ini semakin maju, dengan adanya produk kerajinan dan makanan khas di wilayah ini, dapat terkenal. Sehingga nanti dapat dipercayai jika pengembangan produk ini mampu sukses, makanya nanti rencanaya kita akan giring dua usaha ini, kerajinan bunga pelastik Dan Produk makanan Pak Muri Merang ke tingkat daerah untuk dipamerkan dan dipasarkan," pungkasnya. (ian)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template