Anak Tentara Siap Hadapi TNI - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anak Tentara Siap Hadapi TNI

Anak Tentara Siap Hadapi TNI

Written By Mang Raka on Jumat, 04 Agustus 2017 | 13.00.00

*Yulianus Sapa: Kita Pasang Badan Kalau Diusir Paksa

KARAWANG, RAKA - Sebanyak 1500 warga Kampung Pancasila, Dusun Saptamarga, Desa Sinarbaya, Kecamatan Telukjambe Timur, harus menelan kekecewaan. Harapan untuk mendapatkan keadilan dari Pemerintah Karawang ternyata tidak membuahkan hasil. Ribuan warga tersebut terancam digusur secara paksa dari lahan garapan yang disebut-sebut milik TNI AD yang sudah mereka tinggali selama 60 tahun.

Ribuan warga Desa Sirnabaya tersebut diterima Wakil Bupati Ahmad Jamakhsyari. Kepada wabup warga melontarkan tiga tuntutannya yang salah satunya akan tetap tinggal di Kampung Pancasila Desa Sinarbaya. Selain itu warga akan tetap mempertahankan dan melawan apabila tempat tinggal mereka akan dikosongkan secara paksa serta meminta TNI AD Kodam III Siliwangi tetap kembali ke fitrahnya hidup karena rakyat hidup bersama rakyat kuat bersama rakyat.
Yulianus Sapa (50) Warga Kampung Pancasila, Dusun Saptamarga, Desa Sinarbaya yang ikut menemui wabup mengakui jika tanah yang di tempati oleh warga merupakan tanah negara yang dimana sudah hampir puluhan tahun di tinggalkan pasukan Batalion x 324 yang sudah bubar. Hal itu diketahui olehnya dikarenakan dirinya merupakan salah seorang turunan dari angota pasukan TNI AD pada waktu itu. "Kita disini lakukan mediasi dengan pemerintah daerah (Pemda) Karawang, soal gugatan tanah dimana BPN mengeluarkan sertivikat cacat hukum," terangnya kepada Radar Karawang, Kamis (3/8).
Kata Sapa, dengan telah dihuni sepanjang puluhan tahun, dengan tidak kurang dari 60 tahun seharusnya kata dia pemerintah harus melakukan yang terbaik bagi warga yang dimana saat ini telah mendapatkan intimidasi dari TNI yang dimana dalam SP1 yang dilayangkan harus segera mengkosongkan tanah teresebut tanpa ada satupun toleran atau kontribusi yang baik terhadap warga. "Kita diintimidasi dengan dilakukannya SP 1 dengan ancaman akan dilakukan pengkosongan secara paksa," terangnya.
Namun dengan telah bergabungnya masyarakat pancasila saat ini pihaknya tidak akan pernah berhenti dan menunggu keputusan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang dimana saat ini telah dibuat resah dengan adanya kabar untuk dilakukan pengosongan secara paksa. Kata Sapa pihaknya telah melakukan perubahan secara signifikan baik dari sarana maupun prsarana, namun dengan harus pasang badanpun dirinya siap untuk menempuh jalan yang terbaik. "Kita ingin menempatin tanah ini karena sudah lebih dari puluhan tahun kurang tepatnya lebih 60 tahun," terangnya.
Dengan telah dihuni sebanyak 400 KK tidak kurang dari 1500 jiwa yang berada Kampung Pancasila Dusun Saptamarga Desa Sinarbaya, Kecamatan Telukjambe Timur pihaknya siap dengan segala resiko walaupun harus menghadapi pasukan merah putih. "Kita warga Indonesia, kita warga Karawang, TNI tidak usir begitu saja karena kita bukan binatang kita siap pasang badan kalau harus diusir begitu saja," tegasnya.
Dari pertemuannya dengan pemerintah daerah sampai siang hari menjelang sore, pihaknya harus menerima pahit yang dimana keputusan belum mendapatkan titik terang. "Hingga saat ini belum ada titik terang, nanti akan dilakukan pertemuan kemmbali antara warga dan Bupati Karawang," ucapnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template