Ada 7 Pejabat yang Ikut Main Golf di Malaysia - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ada 7 Pejabat yang Ikut Main Golf di Malaysia

Ada 7 Pejabat yang Ikut Main Golf di Malaysia

Written By Mang Raka on Senin, 14 Agustus 2017 | 19.50.00

KARAWANG, RAKA - Perjalanan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karawang ke Negeri Jiran Malaysia dengan agenda bermain golf, menuai reaksi keras. Apalagi mereka pergi pada hari kerja, Jumat (11/8) lalu.
Informasi yang diperoleh Radar Karawang menyebutkan, ada tujuh pejabat teras di lingkungan Pemkab Karawang yang ikut ke Johor, Malaysia itu. Selain Sekretaris Daerah Teddy Rusfendi Sutisna, disebutkan pula Kepala Dinas Kependudukan dan Catatat Sipil Yudi Yudiawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ade Sudiana, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Widjodjo GS, Kepala Dinas Pertanian Hanafi, Sekretaris DPRD Agus Mulyana, serta Direktur Utama RSUD Asep Hidayat Lukman.
Kabar lainnya yang beredar, kepergian para pejabat tersebut dalam rangkaian Indonesia Golf & Tour Sinarmas Cup 2017 di Palm Resort Golf & Country Club, Johor, Malaysia.
Sayangnya, saat dihubungi tadi malam, nomor telepon Sekda Teddy Rusfendi Sutisna, Kepala Disdukcatpil Yudi Yudiawan, serta Kepala Disperindag Widjojo GS, yang disebut-sebut ikut dalam rombongan, sama-sama bernada tidak aktif.
Sebelumnya, staf sekretaris daerah membenarkan kepergian Teddy ke Negeri Jiran. "Acara Persatuan Golf Indonesia. Dinas meureun sekalian refreshing, kerja juga. Pulang malam Sabtu juga," ujar salah seorang stafnya bernama Yayan pada Jumat lalu.
Secara terpisah, tokoh masyarakat Cikampek yang juga mantan anggota DPRD Karawang Deden Darmansah mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh petinggi birokrasi di Karawang itu melukai warga Karawang. "Mudah-mudahan berita ini tidak benar, tapi kalau benar seperti itu, maka sangat disayangkan mengingat PNS selain dituntut untuk hidup sederhana, juga tidak patut berprilaku glamor," kata Deden kepada Radar Karawang, Minggu (13/8).
Apalagi, kabar main golf di Malaysia itu dilakukan pada hari kerja. Sehingga bisa menghambat pekerjaan yang seharunya diselesaikan pada hari tersebut. Belum lagi pejabat setingkat Sekda seharunya bisa menjadi contoh bagi para pegawai negeri sipil lain yang merupakan bawahanya. "Apalagi pada hari kerja. Kuncinya adalah pengendalian diri," tegasnya.
Selain itu, tambah Deden, ada norma yang tidak tertulis atau nilai yang ada pada masyarakat bahwa golf merupakan olahraga yang dianggap mewah. Terlebih saat ini masih banyak warga Karawang yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Menurutnya ironisnya jika ada pejabat justru berprilaku mewah. "Jika berlebihan uang, maka sebaiknya ditabung saja atau dibelikan tanah sawah agar kembali bisa mempekerjakan petani Karawang," sarannya.
Dia juga mengatakan, bermain golf memang tidak ada yang melarang, namun norma dan nilai yang tumbuh di masyarakat Karawang rasanya belum pas jika ada pelayan masyarakat atau PNS berolahraga golf. "Apalagi ini sampai ke luar negeri," sesal mantan anggota DPRD Jawa Barat itu.
Dia lantas membandingkan dengan dirinya, selama menjadi angota DPRD selama tiga periode tidak pernah mau diajak bermain golf. Karena menurut Deden, banyak warga yang diwakilinya, masih berada di bawah garis kemiskinan. Bahkan hanya untuk makan sehari-hari saja merasa kesulitan. "Wahai pak Sekda kembalilah ke jalan yang diridhai warga masyarakat Kabupaten Karawang," serunya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template