48 Tahun Mengabdi di Desa Duren - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 48 Tahun Mengabdi di Desa Duren

48 Tahun Mengabdi di Desa Duren

Written By Mang Raka on Jumat, 25 Agustus 2017 | 16.00.00

KLARI, RAKA - Suherman (68) tahun nampaknya patut dicontoh bagi pegawai desa yang ada di Kabupaten Karawang, pasalnya sejak usia 20 tahun dia sudah megabdi di Desa Duren untuk membantu menjalankan roda pemerintahan. Bahkan pengabdian yang tidak melihat materi itu, membuat dirinya terus bertahan sampai usianya saat ini yang sudha tidak muda lagi.
Pria tua yang pernah menjadi Kepala Desa selama tiga kali di Desa Duren ini mengaku, sudah kewajibannya sebagai pelyanan publik untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. Maka meski kondisinya sudah tidak prima lagi, Suherman tetap datang ke kantor desa untuk melaksanakan tugas sehari-harinya. "Walaupun tugas bapak sebagai pembantu di desa, tapi bapak sadar akan tugas dan kewajiban bapak," katanya.
Suherman yang dikarunia 4 anak dan lebih dari 10 cucu ini tetap terlihat begitu semangat dalam menjalankan tugasnya di desa. Hal tersebut terlihat ketika dirinya tetap rutin menghadairi kegiatan di desa maupun diluar pemerintahan desa. "Selagi masih mampu dan bisa bekerja saya akan terus memberikan pelayanan buat masyarakat," ucapnya.
Pria kelahiran 2 Febuary tahun 1949 ini juga menuturkan, selama tidak masuk kantor desa dirinya merasa ada yang kurang dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Bagaikan makan sayuran tanpa garam jika sehari saja tidak masuk ke kantor desa membuat hidupnya tidak tenang. "Mau lagi sakit, mamu enggak, saya tetap ke desa, kalau capek istrahat di musala," akunya.
Dia menceriatakan, sebelum menikah di usia 20 tahun, dirinya sudah mengabdikan hidupnya di Kantor Desa Duren sebagai petugas pelayanan masyarakat. Namun bedanya, tambah Suherman, dulu pemerintahan desa belum begitu banyak menerima kucuran anggaran, berbeda dengan kondisi saat ini, banyak anggaran yang masuk ke desa sehingga pembangunan bisa dilakukan secara cepat. "Dulu mah nggak ada bantuan kaya ADD, Dana Desa dan Bangub, dulu mah desa tuh cuman digaji dari penghasilan tanah bengkok aja," ungkapnya.
Dia berharap, apa yang tengah dilakukannya itu bisa memberikan motivasi bagi para tenaga kerja desa lainnya dala menjalakan tugas dan kewajibannya. Disamping itu, dengan membantu pemerintahan desa diharapkan bisa memberikan manfaat baik bagi masyarakat setempat. "Semoga bisa terus bekerja dan mengabdikan diri sampai akhir hayat," pungkasnya.(yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template