4 Miliar Rupiah akan Dikucurkan untuk Jalupang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 4 Miliar Rupiah akan Dikucurkan untuk Jalupang

4 Miliar Rupiah akan Dikucurkan untuk Jalupang

Written By Mang Raka on Kamis, 03 Agustus 2017 | 14.30.00

Karawang, RAKA - Anggaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) setiap tahun tidak selalu sama. Untuk tahun ini sebanyak 4 miliar dianggarkan guna membenahi tampat pembuanan sampah yang disebut-sebut sudah overload

Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan Sampah dan Limbah Nevi Fatimah, Rabu (2/8) disinggung perihal anggaran yang mencapai miliaran itu hanya membenarkan akan ada dana pengelolaan yang akan dikucurkan untuk proyek TPA Jalupang, di Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Dia tidak merinci besaran anggaran yang dipergunakan, termasuk apakah akan dilakukan pengembangan lahan atau pembenahan sistem pengelolaannya. "Ada 4 miliar anggaran untuk TPA Jalupang," kaanya.
Dikatakannya tempat pembuangan akhir (TPA) merupakan tempat untuk menimbun sampah yang dimana bentuk tersebut merupakan yang tertua dalam memperlakukan sampah di suatu wilayah. Kata Nevi dalam membentuk tempat pembuangan sampah akhir jalupang menjadi iedeal bukanlah hal yang mudah, jika hal itu dilaksanakan dengan waktu yang singkat. Karena menurutnya hal pengelolaan sampah jalupang saat ini tidak sama sekaberbeda dengan aturan undang-undang yang baik bagus dan benar. "Seharusnya sampah seketika di buang itu harus diurug dengan tanah kalau mengacu kepada UU, namun yang terjadi saat ini. Kabarnya dilakukan secara pembakaran," terangnya.
Namun dirinya tidak menjadikan persolan mengenai hal tersebut, karena dengan bergantinya pemimpin dan petugas hal itu punya cara dan kinerjanya secara berbeda. Namun dirinya akan terus bersuaha dengan terus dilakukannya perubahan yang signifikan tertambah dengan dana yang di gulirkan oleh pemerintah daerah yang cukup besar akan tempat pembuangan akhir (TPA) Jalupang. "Kita sudah lakukan pembenahan dengan menurunkan 5 alat berat dan operatornya sehingga sampah tidak menggunduk dan tempatpun tidak terlihat kumuh," paparnya.
Dilanjutkan Nevi, pihaknya telah berkali-kali melakukan upaya penyuluhan diberbagai daerah di Kabupaten karawag selalu mendapatkan hasil yang tidak selalu positif mengenai sampah. Karenanya dirinya berharap sampah di kabupaten bisa dilakukan secara baik mengenai sampah organik dan non organik. "Kita sudah lakukan upaya penyuluhan berkali-kali, soal sampah yang bisa dibuat kompos, mengenai sampah plastik yang bisa didaur ulang, dan sampah kresek atau platik yang saat ini bisa dijadikan bahan aspal," ucapnya.
Disinggung akan dampak yang ditimbulkan sampah jalupang terhadap lingkungan pihaknya telah melakukan yang terbaik seperti pengadaan Sumur pantau yang dimana berfungsi sebagai titik pencemaran limbah yang ditimbulkan. "Alhamdulillah mengenai dampak yang ditimbulkan kita sudah cek tidak ada satupun pertanian yang puso/ kering alias gagal panen, jika ada kita siap ganti rugi," terangnya. (apK)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template