26 Jamaah Calon Haji Gagal Berangkat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 26 Jamaah Calon Haji Gagal Berangkat

26 Jamaah Calon Haji Gagal Berangkat

Written By Mang Raka on Kamis, 03 Agustus 2017 | 12.00.00

- Karena Sakit dan Meninggal Dunia

PURWAKARTA,RAKA - Sebanyak 26 calon jamaah haji dari Kabupaten Purwakarta, dipastikan gagal berangkat ke tanah suci. 23 jemaah belum melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) serta dua jamaah lain dinyatakan meninggal dan satu orang sakit. Untuk memenuhi kuota jamaah haji Kabupaten Purwakarta sebanyak 758 orang, maka diisi oleh pendaftar jamaah haji tahap ke dua atau yang sudah berhaji sebanyak 23 orang dan tiga lainnya diisi sesuai dengan keputusan dari Kementerian Agama Pusat sesuai dengan nama yang sudah diusulkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta.
Kepala Komputer dan Informasi Haji Terpadu Kementrian Agama Kabupaten Purwakarta, Aji Rokhimin mengatakan, jika di Purwakarta calon jamaah haji tergabung dalam dua kloter yaitu 31 serta kloter 94. "Iya calon jamaah Haji Purwakarta tergabung dalam 2 kelompok terbang yaitu kloter 31 dan 94," ujar Aji Rokhimin, Rabu (2/8).
Menurutnya, untuk kloter 31 akan diberangkatkan pada 6 Agustus 2017 sebanyak 338 calon jamaah haji, sementara untuk sisanya 402 tergabung dalam kloter 91 Kabupaten Bandung Barat diberangkatkan pada 25 Agustus 2017. "Sementara ada 18 jamaah haji lainnya dimutasi kloter Kota Bandung dan Kabupatan Bandung," terang Aji.
Selanjutnya, ia mengatakan, seluruh calon jamaah haji Purwakarta yang akan diberangkatkan pada tahun ini adalah para pendaftar yang sudah menunggu sejak tiga tahun lalu. "Hingga saat ini, daftar tunggu calon jamaah haji Purwakarta sudah tercatat hingga tahun 2030, bahkan untuk tahun tersebut kuotanya sudah terisi 400 orang," bebernya.
Lebih jauh Aji mengatakan, dalam rombongan calon jamaah haji kali ini terdapat lansia, seorang perempuan dengan usia sekitar 86 tahun. "Dan yang termuda usia 19 tahun masih seorang perempuan juga," ujarnya.
Sementara untuk pemberangkatan calon jamaah haji Purwakarta tahun ini, dinilainya telah mengurangi syiarnya, karena kata ia, Pemkab Purwakarta telah mengeluarkan kebijakan bahwa calon jamaah haji keberangkatan serta kepulanganya dari Mekah harus dijemput dan diantar dengan menggunakan  kendaraan yang sudah disediakan oleh Pemkab Purwakarta. "Kalau dulu apabila warga masyarakat yang akan berangkat berhaji, maka keluarga akan mengantarnya serta diiringi do'a ketika dilepas dititk kumpul. Tetapi kini kini dipermudah dengan oleh Pemkab Purwakarta meski syiarnya berkurang, namun itu bukan menjadi tolak ukur berhaji karena tanpa diantar dan dijemput keluarga hal tersebut sah berhajinya," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template