TNI Jadi Garda Ketahanan Pangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » TNI Jadi Garda Ketahanan Pangan

TNI Jadi Garda Ketahanan Pangan

Written By Mang Raka on Senin, 24 Juli 2017 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Keterlibatan TNI meningkatkan produksi pangan selain dalam hal pendistribusian beras dan pupuk kedepan diharapkan bisa dikembangkan untuk ketahanan pangan dengan sarana pendukung teknologi pertanian.

Demikian yang dilakukan Komando Rayon Militer 0410 Pangkalan saat Panen padi di wilayah Desa Medalsari, Babinsanya ikut mengawasi pelaksanaan panen serentak tersebut. Peran TNI dalam memberi kontribusi terhadap sektor pertanian patut diberi acungan jempol, karena TNI yang tadinya lihai memainkan senjata kini berperan bisa memainkan cangkul dan traktor pengolah sawah. "Mungkin cuma di negara kita, angkatan perang satu-satunya mampu menjadi pembimbing, motivator, fasilitator, dinamisator inovator bagi petani," ucap Danramil 0410 Pangkalan Kapten Inf. Tatang Suryadi kepada Radar Karawang, Minggu (23/7).
Keterlibatan TNI dalam mensukseskan program pemerintah untuk swasembada pangan bukan tanpa alasan. Dan tentu pula bukan tanpa reaksi, pro maupun kontra terhadap keterlibatan TNI untuk terjun langsung kepada pertanian. "Seharusnya seluruh elemen bangsa bahu membahu untuk mewujudkan cita-cita mulia ini yaitu Indonesia yang melimpah kekayaan alamnya  khususnya di sektor pangan. Apalagi negara kita merupakan negara agraris, sudah sepantasnya jika seluruh masyarakatnya terlibat dalam kegiatan pertanian," harapnya.
Serda F. Hasbulloh, Babinsa Desa Medalsari sependapat di lapangan, kehadiran Babinsa dalam program pangan akan menjadi motivator dan pendorong bagi petani dan kelompok tani, lebih dari itu, kehadiran Babinsa juga menjadi pemicu serta pemacu bagi para penyuluh dan petugas pertanian di lapangan. "Kehadiran Babinsa bukan untuk mengambil penyuluh, tetapi lebih ke arah sinergi langkah dan gerak dengan fungsi dan perannya masing-masing guna mendinamisasi pembangunan pertanian di pedesaan," tandasnya.
Sementara tokoh petani, Ano (54) mengungkapkan Keterlibatan Babinsa TNI AD di bidang ketahanan pangan memang masih terbatas dalam pendampingan untuk meningkatkan produksi Tanaman Padi, Jagung dan Kedelai. "Meski demikian, keterlibatan TNI, dalam pendampingan ketahanan pangan tetap harus disambut positif. Kehadiran  Babinsa TNI AD bukan sebagai penyuluh pertanian akan tetapi babinsa TNI AD adalah motivator, fasilitator, dinamisator innovator bagi kelompok tani dilapangan," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template