Sudah 21 Tahun Kerja, Gaji Pemungut Sampah Hanya Rp 600 Ribu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah 21 Tahun Kerja, Gaji Pemungut Sampah Hanya Rp 600 Ribu

Sudah 21 Tahun Kerja, Gaji Pemungut Sampah Hanya Rp 600 Ribu

Written By Mang Raka on Rabu, 05 Juli 2017 | 16.00.00

PLERED,RAKA - Dua puluh satu tahun sudah Harun (65), warga Kampung Jawa, Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered, menjadi tukang pengangkut sampah di pasar tradisional Kecamatan Plered. Ia bekerja sebagai petugas angkut sampah di wilayah Pasar Plered sejak tahun 1996 lalu hingga saat ini. Meski Purwakarta sudah berkembang, ia masih bergelut dengan tempat jorok dan bau sampah menyengat demi menopang kebutuhan perekonomian.
Di usia yang terbilang sudah tak muda lagi, pria dua anak tersebut masih memiliki semangat dan daya juang yang tinggi, agar kebutuhan keluarga terpenuhi, meski ia menyadari gaji yang didapat setiap bulannya tidaklah cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya. Bagaimana tidak, honor sebesar Rp 600 ribu yang diterimanya sangatlah kecil, hanya cukup untuk membeli beras saja. Meski begitu, sekecil apapun honor yang didapatnya, Harun selalu bersyukur dan dan terus tekun menjalankan tugasnya. "Pekerjaan ini saya lakoni dengan ikhlas," kata Harun, Selasa (4/7) kemarin.
Bekerja sebagai pengangkut dan pembersih sampah, menurutnya, bukanlah pekerjaan yang banyak diminatii oleh masyarakat kebanyakan. Namun, bagi Harun, bertemu sampah setiap harinya menjadi pertanda jika ia masih bisa mencukupi keluarga. "Meskipun sampah-sampah ini menimbulkan bau tak sedap, tetapi bagi saya ini adalah rezeki," katanya.
Pria yang kini tinggal di Kampung Jawa, RT 04/ RW 02, Desa Cibogohilir ini mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan biasanya ia mencari usaha sampingan yaitu usai diangkut dari Pasar Plered, sampah kemudian ia sortir di tempat pembuangan sementara sebelum akhirnya diangkut petugas DKP. "Nyari dus dan rongsokan yang bisa dijual, lumayan untuk nambah uang dapur," ujarnya.
Dirinya berharap bisa tetap dipercaya oleh Pemerintah Desa Plered untuk tetap mengangkut dan menjadi pembersih sampah di Pasar Plered. "Yang penting halal dan berkah. Meskipun bau bermacam-macam dan banyak lalat, tetapi saya ikhlas bekerja seperti ini," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template