SMK Diminta Bijak Hadapi Orang Tua Murid - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SMK Diminta Bijak Hadapi Orang Tua Murid

SMK Diminta Bijak Hadapi Orang Tua Murid

Written By Mang Raka on Kamis, 27 Juli 2017 | 15.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah kembali efektif berjalan di semua tingkatan SMA dan SMK. Ajang rapat komite, sekolah dan orangtua diminta dimanfaatkan dengan baik dan bijak untuk keberlangsungan pembelajaran para siswa selama 3 tahun kedepan.

Pengawas SMK, Drs Bambang Herdiana mengatakan, dalam setiap kali orangtua/wali murid diundang datang ke SMK, pasti pola pikirnya adalah selalu soal duit dan duit, apalagi ditengah subsidi dari Pusat Rp 1,4 juta dan Pemprov Rp 500 ribu yang masih belum mencukupi keberlangsungan pembelajaran persiswanya pertahun. Menghadapi ini, sebut Bambang, Sekolah harus pandai-pandai menyikapinya secara bijak menyampaikan antara hak dan kewajiban orangtua dan siswanya, tidak boleh grasah-grusuh meyikapi dan menilai proses yang terjadi.
Makannya, SMK itu harus semakin kreatif dan maju, agar bisa memiliki daya tawar yang bisa diperhitungkan masyarakatnya. "Kalau rapat orangtua, mainsetnya pasti brmusyawarah soal duit. Kita gak salahkan ini, tapi harus disikapi sebijak mungkin menghadapi orangtua/wali murid ini," ujarnya.
Lebih jauh Mantan Kepsek SMKN 1 Karawang ini menambahkan, ia sarankan, dalam setiap kali rapat bersama orangtua, sekolah sepatutnya diajak melihat proses yang ada di sekolah, mereka diajak keliling sekolah tempat anaknya menimba ilmu, baik sarana fisik, fasilitas olahraga, laboratorum, ruangan praktek hingga ekstrakulikulernya disekolah. Itu dilakukan, agar orangtua diistilahkan tidak membeli kucing dalam karung.
Karenanya, setiap SMK harapnya, harus selalu menjadikan rapat orangtua ini ajang pentig orangtua mengetahui lebih dalam tentang sekolah tempat anaknya belajar, bahkan bila perlu perlihatkan satu persatu demo ektrakulikuler yang ada dihadapan orangtua. Sehingga, buikan saja bisa memunculkan kebanggan kepada orangtua tersebut, tetapi juga menjadi cara jitu promosi sekolah dari mulut kemulut atas apa yanhg dilihatnya disekolah. "Jadikan rapat orangtua itu momen mereka tahu lebih dalam proses yang terjadi disekolah," ujarnya.
Tidak sedikit sambung Bambang, SMK lama gulung tikar, itu akibat pendidikannya yang tidak bijak dan terarah, ada faktor karena lembaganya tersohor aksi Tawurannya, ada pula karena fasilitas yang disuguhkannya kurang memuaskan orangtua/wali murid. Disisi lain, juga tidak sedikit, SMK-SMK baru bermunculan, betapapun belum mendapat izin operasional, dan hanya mengatongi izin PPDB dari Dinas marak dimana-mana. Padahal, kuranhg mendapatkan siswa dari 20 orang saja, izin PPDB dan lain-lainnya juga dianggap belum bisa disahkan. "Tidak sedikit yang bangkrut, itu tadi karena tidak kreatif," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template