Rapat Minggon Desa Tamelang Berlangsung Sepi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rapat Minggon Desa Tamelang Berlangsung Sepi

Rapat Minggon Desa Tamelang Berlangsung Sepi

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Juli 2017 | 15.00.00

PURWASARI, RAKA - Pasca lebaran aktivitas pemerintahan sudah mulai berjalan normal. Pemerintahan Desa Tamelang, salah satu paling aktif melakukan rapat minggon desa. Tetapi khusus Minggon Rabu (12/7) kemarin, peserta minggon dibawah 50 persen. Rendahnya prosentasi kehadiran peserta rapat keruan membuat Kepada Desa Tamelang Mulyono marah-marah.

"Minggon itu penting, karena disini kita bisa silaturahmi dengan rekan-rekan dan saudara-saudara kita," tandas Kades Mulyono, saat mimpin minggon. Dia sempat menghitung peserta minggon yang jumlahnya tidak ada separuhnya dari kehadiran biasanya peserta minggon tiap kali berlangsung rapat.  
Kemarahan Kades Mulyono tidak selesai hanya sampai mengatakan pentingnya rapat minggon, tetapi berlanjut kepada wajib hadir aparatur pemerintah dari desa hingga struktur terkecil Rukun Tetangga (RT). Bahkan tanpa terkecuali tidak harus ada undangan baru datang, melainkan sebuah keharusan untuk hadir dalam rapat minggon. Karena dalam rapat itu bukan saja bermuatan silaturahim tetapi juga program-program desa yang harus dilakukan.
"Seharusnya minggon desa yang diadakan setiap hari Rabu itu tidak mesti diundang oleh kepala desa. Karena sudah menjadi agenda rutin dan wajib diikuti oleh seluruh perangkat desa. Bahkan termasuk RT/RW dan hansip. "Yang berkaitan dengan pemerintahan desa, itu harus datang meski tidak diudang," tegasnya. Mulyono ingin mengatakan kalau minggon desa adalah wajib dihadiri.
Karena, tambah Mulyono, dirinya saja tidak pernah meninggalkan rapat minggon kecuali ada keperluan dinas atau dalam kondisi yang kurang sehat. Bahkan dia menegaskan sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa pada September tahun 2008 sampai sekarang rapat minggon tidak pernah tidak digelar dan tidak pernah dipindahkan ke hari lain. "Bulan puasa juga kami tetap ada minggon. Kalaupun saya gak bisa hadir. Pasti ada perwakilan yang memimpin minggon," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, kalau ada kabar dari desa lain bahwa desanya tidak secara rutin mengadakan rapat minggon pada setiap hari rabu. Maka dia meminta agar tidak melihat desa lain, karena kewajiban pemerintahan desa adalah melayani masyarakat dan melalui rapat minggonlah informasi tentang pemerintahan disampaikan.
Meski di minggon kali ini kurang dari 50 persen, dia mengaku tidak akan memberikan sanksi kepada perangkat desa yang tidak hadir minggon. Karena biasanya minggon desa tamelang selalu penuh.
"Kalau sanksi gak, jadi kami juga mash maklum, kebetulan tadi malam keluarga kita ada yang hajatan sehari semalam," ujarnya. Dalam rapat minggon kades menyampaikan beberapa program yang harus dijalankan, mulai dari pendataan ulang warga terutama pendatang, optimalisasi PBB, melaksanakan program K3 hingga kesibukan akhir-akhir ini yakni persiapan menyambut HUT RI. (zie)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Yg tegas pa lurah jika pegawai desa males2 pecat aja...jgn pd males2 donk nnt gimana mau maju jika program ga jalan akibat aparatur desanya pada males...

    BalasHapus
  2. Semoga pa lurah tetap sehat dan bisa menjalankan amanah dgn khusuk dan lancar..agar rakyat tamelang bisa sejahtera makmur sehat amin

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template