Pintu Kereta Api KM 112 Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pintu Kereta Api KM 112 Berbahaya

Pintu Kereta Api KM 112 Berbahaya

Written By Mang Raka on Rabu, 12 Juli 2017 | 13.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Upaya mengubah paradigma masyarakat yang kerap mengabaikan masalah keselamatan saat melintas di pintu perlintasan kereta api perlu dioptimalkan. Urusan keselamatan ini harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Sementara palang pintu, sirene dan petugas di lapangan hanyalah alat bantu.

Sayangnya hal itu kerap diabaikan. Masyarakat sering tidak peduli dengan keselamatan. Seperti terjadi Selasa (11/7) di pintu perlintasan kereta api Km 112 di jalan utama Karawang Timur ke arah Telukjambe Timur, seorang pengendara nekat menerobos palang pintu. Pemandangan yang mengerikan itu bukan tanpa teguran dan perhatian baik dari warga yang secara suka rela mengatur lalulintas bahkan papan penghalang pun sudah tersedia.
Rata-rata pengendara motor yang mendominasi kejadian tersebut. Resiko yang dihadapi tentu akan berakibat fatal sekali bahkan berujung kematian. Menurut pengakuan warga sekitar dalam satu tahun terakhir sudah dua kali kejadian motor terseret kereta cepat karena menerobos pintu palang kereta. Bahkan dari beberapa penuturan pengendara saat di konfirmasi Radar Karawang alasannya cukup klasik hanya mengejar waktu saja, sementara bahaya kehilangan nyawa mengintai mereka.
Sugih (40) Petugas palang pintu PT. KAI menuturkan jika papan palang pintu kereta itu secara infrastruktur sudah memenuhi standar keamanan dan kelayakan. Namun perilaku buruk beberapa penggemudi kendaraan terutama roda dua masih saja tetap melakukan hal yang tidak terpuji dengan cara menerobos. Dirinya pun menegaskan beruntung nya beberapa warga di sekitaran pintu kereta membantu mengamankan lalu lintas.
"Jadi hilir mudik kendaraan ada beberapa anak muda yang juga mengais rezeki dengan melakukan pengaturan lalulintas disini membantu kami juga. Banyak dari mereka yang cukup sigap membantu kami juga. Yang saya sayangkan hanya mengejar waktu mereka suka menerobos palang pintu kereta, resiko nya lumayan bahaya, dalam satu tahun terakhir sudah dua kali kejadian dan rata-rata hanya mengejar waktu tanpa memgindahkan peraturan," katanya.
Yudo (24) pemuda yang membantu petugas palang pintu penutup lintasan kereta, pun membenarkan jika beberapa pemuda di lingkungan itu melakukan kegiatan yang bersifat membantu lalulintas di lintasan penutup pintu kereta. Dirinya pun mengatakan untuk itu diri beserta rekan-rekan nya secara cuma-cuma membantu, hanya saja beberapa kendaraan roda empat suka memberi uang ala kadar sebagai rasa terima kasih mereka dengan memberikan uang receh.
"Ini hanya inisiatif saja kalau dikasih syukur tidak juga kami tidak keberatan. Hal itu kami lakukan demi membantu sesama juga meringankan beban tugas petugas lapangan yang menjaga pintu perlintasan kereta api tersebut. Mudah-mudahan semua berjalan aman saja meskipun kadang kami sering meneriaki jika ada pengendara yang membandel ingin menerobos papan pintu perlintasan kereta api," terangnya.
Di tempat yang sama, pengendara motor Firmansyah (29) yang juga karyawan kawasan di KIIC mengungkapkan, dirinya tidak mau ambil resiko nekat menyeberangi palang pintu ketika kereta api akan lewat. Dia mengaku setiap hari melintasi perlintas kereta api jadi mengetahui jadwal lintasan kereta api dengan baik. "Sabar sedikit daripada nyawa melayang," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template