Kotabaru Kekurangan Sekolah Dasar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kotabaru Kekurangan Sekolah Dasar

Kotabaru Kekurangan Sekolah Dasar

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Juli 2017 | 13.00.00

-Diprediksi Banyak Calon Siswa Tidak Tertampung

KOTABARU, RAKA - Adanya batasan kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SD negeri, membuat pemerintah daerah harus segera menyediakan ruangan kelas baru maupun unit sekolah baru. Pasalnya, banyak calon siswa yang diperkirakan tidak bisa tertampung di sekolah negeri.
Seperti yang terjadi di SDN Pucung 3, sekolah tersebut terpaksa harus banyak mebuang semua calon siswa didik baru yang mendaftar. Karena jika dilihat dari jumlah calon siswa yang melamar masuk ke sekolah, sudah memenuhi kuota yang dibutuhkan. "Justru yang menjadi permasalahan kali ini jumlahnya dibatasi. Mau anak yang berasal dari wilayah setempat juga tetap tidak tertampung," ucap Ketua UPTD Pendidikan Kotabaru Nanang Sutarman kepada Radar Karawang, Kamis (6/7) kemarin.
Dia menjelaskan, jumlah satu rombongan belajar paling sedikit diantaranya sebanyak 20 siswa, dan paling banyak 28 siswa. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah maupun pemerintah daerah harus segera memberikan solusi bagi anak penerus bangsa, agar bisa dapat mengenyam bangku pendidikan di sekolah. "Di Kotabaru sendiri ada 29 sekolah dasar negeri dan 3 SD swasta. Setiap sekolah paling banyak 4 rombel untuk setiap kelas. Jika banyak siswa yang tidak masuk sekolah, pemerintah harus bisa menyediakan ruang kelas baru maupun unit sekolah baru agar bisa tertampung," tuturnya.
Dari semua sekolah dasar negeri di Kecamatan Kotabaru yang memiliki calon siswa paling banyak, yaitu SDN Pucung 3. Belum lagi jika dikaitan dengan sekolah swasta di Kotabaru, kata dia masih minim jumlahnya. "Karena jika harus membuat unit sekolah baru mungkin itu terlalu lama prosesnya dan ribet, jika perlu butuh RKB agar bisa tertampung dan jika perlu ada penambahan kuota," ungkapnya.
Dirinya belum bisa memastikan jumlah peserta didik baru yang masuk ke SD negeri. Namun diprediksi itu hampir mencapaian ribuan peserta yang mendaftar. "Belum ada laporan yang pasti, mungkin setelah selesai PPDB akan terlihat," tuturnya.
Sementara Kepala SDN Sarimulya 3 Iwa Hirana mengaku tetap harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan Dinas Pendidikan. Meski memiliki banyak desakan dari orangtua siswa maupun calon siswa, dirinya tetap harus membatasi jumlah kuota yang dibutuhkan. "Sekarang mah ikuti aturan pemerintah saja. Jika melihat kondisi saat ini karena adanya penambahan jumlah calon siswa setiap tahunnya, pemerintah juga harus menyediakan sekolah baru agar semua anak bisa mengikuti sekolah," ucapnya.
Kabid Dikdas Kabupaten Karawang Cecep Mulyana hingga berita ini diturunkan belum bisa memberikan komentar. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template