Kebakaran di Karangpawitan, 28 Orang Kehilangan Rumah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kebakaran di Karangpawitan, 28 Orang Kehilangan Rumah

Kebakaran di Karangpawitan, 28 Orang Kehilangan Rumah

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Juli 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Warga pemukiman padat di sekitar tanggul KW 6 RT 05 RW 12, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, berduka. Enam rumah hangus, 28 jiwa dan 10 keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal.
Korban kebakaran, Wanah (47) menyampaikan, dia tidak mengetahui pasti dimana sumber api berasal. Namun dirinya kaget saat anaknya mengatakan jika api sudah membesar dengan tiba-tiba. "Kita sedang pada tidur, kata anak saya api tiba-tiba langsung membesar," terangnya kepada Radar Karawang, Rabu (12/7).
Melihat amukan si jago merah, Wanah dan keluarga lari menyelamatkan diri. Namun, rumah yang sudah dihuninya puluhan tahun ludes tak bersisa. "Iya pasti bingung harus tinggal dimananya juga belum tahu," terangnya.
Ia melanjutkan, harta benda yang tersisa hanya pakaian yang dikenakannya saat ini. Kepedihannya bertambah setelah melihat anaknya yang selalu menangis karena perlengkapan sekolah juga ikut terbakar. "Dua motor dan satu becak punya tetangga juga kebakar," ujarnya.
Kini dia dan tetangganya hanya bisa pasrah dan menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Permintaannya sederhana, cukup menampung mereka sementara ke tempat yang layak. "Seandainya pemerintah tidak bisa menggantinya, diharapkan bisa membantu dengan ditempatkan dimanapun untuk sementara," ucapnya.
Ketua RW 12 Indra Kusuma menyampaikan, dirinya sangat berharap peristiwa nahas yang menimpanya warganya bisa diperhatikan pemerintah. Terutama anak-anak yang sebentar lagi harus kembali ke sekolah. "Semoga bantuan bisa cepat datang seperti logistik. Namun yang utama mengenai anak-anak yang melanjutkan sekolah, tolong dipermudah dan menjadi prioritas utama. Sebab tidak satupun dokumen yang selamat," pintanya.
Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang R Endang Samsul menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Selasa (11/7). Api baru bisa dipadamkan setelah pihaknya bersama delapan orang petugas pemadam kebakaran, empat mobil damkar, dan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) turun tangan. "Api baru padam satu jam kemudian. Diduga bersumber dari arus listrik. Enam rumah yang terbuat dari papan dan kayu hangus," tuturnya.
Pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa itu ke pemerintah kelurahan, agar warganya yang kehilangan tempat tinggal bisa diberi bantuan. "Kita sudah lakukan laporan ke kelurahan agar dibantu sandang dan pangannya," terangnya. (apk)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template