Kades Tamelang Khawatirkan Teroris - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Tamelang Khawatirkan Teroris

Kades Tamelang Khawatirkan Teroris

Written By Mang Raka on Sabtu, 15 Juli 2017 | 12.00.00

PURWASARI, RAKA - Banyaknya pendatang yang masuk ke Desa Tamelang ternyata menimbulkan kekhawatiran pemerintah desa setempat. Pejabat di desa itu khawatir akan bernasib sama dengan desa-desa lain yang desanya jadi tempat bermukim teroris.

Hal itu diungkapkan Kades Tamelang Mulyono, Jumat (14/7) kepada Radar Karawang. Berkaca pada pengalaman beberapa kepala desa yang disinggahi terduga teroris, kepala desanya capek bolak-balik dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Sementara pemerintahan desa saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan. Dana-dana yang masuk pada pemerintahan desa juga terus diproses, mulai dari pengajuan sampai pencairan dan realisasi pembangunan.
Kemudian dilakukan evaluasi dan SPJ sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintahan desa yang sudah menerima anggaran baik dari APBN, APBD I maupun APBD II. "Jadi jangan sampai kecolongan. Terus nanti kami disibukan oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Ditanya itu ini dan sebagainya," ujarnya.
Masih dilanjutkan Mulyono, meskipun pemerintah desa tidak tahu menahu saat ada persoalan. Tapi kalau yang bersangkutan tinggal di Tamelang tetap saja Kades yang repot.
Dia menyampaikan pasca lebaran ini tentu banyak pendatang yang masuk tamelang, karena mereka mencari pekerjaan. Terlebih libur lebaran tahun ini bertepatan dengan libur sekolah, siswa kelas tiga SMP maupun SMA sederajat lulus, jadi mereka banyak yang mencari kerja. "Sebetulnya tidak masalah ada pendatang karena ini kan namanya konsekuensi dari sebuah pembangunan. Tapi kalau yang datang terus ternyata dia teroris, itu akan jadi masalah besar," tandasnya.
Oleh karenanya, untuk mengontrol perkembangan penduduk di Desa Tamelang, termasuk untuk mengetahui apa profesi para pendatang. Maka ketua RT dan RW diharuskan melakukan pendataan ulang penduduk. "Terutama yang ada di kawasan-kawasan industri, jadi tugas ketua RT yang paling urgen saat ini adalah melakukan pendataan pendatang," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, para ketua RT juga diharuskan bisa menyosialisasikan Program K3 yaitu Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan. Karena dengan menjalankan K3 maka kehidupan bermasyarakat akan nyaman. "Melaksanakan program K3 ini juga penting agar masyarakat merasa nyaman," ujarnya.
Terlebih, tambah Mulyono, tidak lama lagi memasuki bulan Agustus, dimana akan ada perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan demikian kebersihan dan keraphan lingkungan harus dijaga, sebagai bentuk rasa cinta rakyat terhadap bangsanya. "Terus siap-siap juga menyambut hari ulang tahun kemerdekaan republik indonesia. Nanti kita semua berangkat ke kecamatan untuk mengikuti upacara bendera," ujarnya.
Karena kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan, maka semuanya harus ikut terlibat. Dengan menggunakan seragam putih hitam agar terlihat rapih dan bisa menjadi contoh untuk warga masyarakat Tamelang pada khususnya, umumnya warga Purwasari dan Karawang. "Mulai dari RT, RW, Hansip dan semuanya harus ikut upacara. Terus biar bagus seragamnya putih hitam. Kecucali hansip yang punya seragam sendiri," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Itu rt ma rw nya hrs bnr2 teliti jgn asal catat dikasih duit langsung ok...mesti ditanya segala keperluan nya dtng ke tamelang mau kerja atau keperluan yg lain..trutama yg ngontrak2 itu hrs ektra hati2...jgn asal ada uang lalu beres dah....

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template