Kades Dilarang Keluarkan Surat Domisili - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Dilarang Keluarkan Surat Domisili

Kades Dilarang Keluarkan Surat Domisili

Written By Mang Raka on Rabu, 05 Juli 2017 | 14.30.00

KLARI, RAKA - Kepala Desa sekabupaten Karawang dilarang mengeluarkan surat keterangan domisili terhadap kaum urban yang baru datang ke Karawang. Pasalnya surat keterangan domisili sudah tidak berlaku untuk dokumen kependudukan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan, kepada Radar Karawang saat operasi yustisi di Terminal Klari, Selasa (4/7). "Surat domisili sudah tidak berlaku. Itu sejak 2013. Makanya Desa tidak boleh mengeluarkan," kata Yudi.
Adapun dasar hukum yang melarang surat keterangan domisili adalah undang-undang no 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan. Bahkan berkaitan dengan larangan pembuatan domisili tersebut, sudah dilakukan sosialisasi sampai level Desa. "Kami sudah sosialisasikan ke Camat. Camat juga sudah menyosialisasikan ke desa-desa diforum minggon," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, berkaitan dengan hal itu, bahkan sudah disosialisasikan kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnakertrans). Karena yang biasanya meminta surat keterangan domisili adalah perusahaan-perusahaan. "Memang kadang tidak sinkron dengan perusahaan. Makanya kami juga lakukan sosialisasi ke Disnaker," ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya aturan tersebut, setiap pelamar kerja, harus menyertakan fotocopy KTP. Jadi memang surat keterangan domisili tidak berlaku. Itu juga salah satu langkah pemda untuk mendorong warga karawang bisa masuk kedunia industri. "Kalau hanya surat domisili warga dari luar akan sangat mudah keluar masuk Karawang," ucapnya.
Sementara Kasie Layanan Umum (Yanum) Kecamatan Klari, Soni Luthfirahman, mengatakan sosialisasi tidak berlakunya surat domisili sudah sampai kesetiap pemerintahan desa (Pemdes). Dengan demikian dia memastikan setiap pemdes sudah tidak lagi mengeluarkan domisili. "Ini juga untuk memperketat pengawasan kami (pemerintah) terhadap keluar masukan penduduk. Terlebih beberapa kali Klari pernah disinggahi jaringan pelaku teror (teroris)," pungkasnya. (zie)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template