Honorer Karawang Kecewa Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Honorer Karawang Kecewa Lagi

Honorer Karawang Kecewa Lagi

Written By Mang Raka on Kamis, 27 Juli 2017 | 12.00.00

-Rapat Revisi UU ASN Diundur, Rencana Demo Batal

CILAMAYA, RAKA - Honorer kategori dua (K2) kembali menelan pil pahit. Pasalnya, setelah batal pembahasan revisi Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 12 Juni lalu, kemarin yang seharusnya rapat kerja antara DPR RI dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), kembali molor setelah Menteri Asman Abnur itu batal hadir.
"Tadinya kita mau ke Jakarta mengawal revisi UU ASN ini, namun karena batal dan diundur lagi ya diurungkan lagi. Padahal banyak harapan besar honorer di kesehatan ini juga berubah statusnya sebagai PNS," kata Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pusat Asep Gunawan M.Kes kepada Radar Karawang, Rabu (26/7) kemarin.
Sekretaris Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Karawang Novi mengatakan, peristiwa Senin 12 Juni 2017 terulang lagi pada Rabu 26 Juli 2017. Pasalnya, puluhan honorer K2 harus kecewa lagi. Sebab diantara rekan-rekan forum yang Jauh-jauh datang ke Jakarta untuk menyaksikan pembahasan revisi UU ASN, kembali diundur lagi.  Belum jelas alasan diundurnya pembahasan revisi UU Nomor 5 tahun 2014, karena pihak KemenPAN-RB hanya mengirimkan surat balasan Nomor B/86/S.TU.00.02/2017, yang ditandatangani Sekretaris KemenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji, yang menyatakan agar Badan Legislasi kembali menjadwal ulang lantaran masih menempuh langkah-langkah koordinasi lebih lanjut. Padahal sebut Novi, honorer K2 di Karawang sudah siap bertolak menuju Senayan mengawal revisi ini. Namun karena terbit surat pembatalan, terpaksa batal menggeruduk gedung DPR RI tersebut.
Bisa jadi terka Novi, pembatalan kehadiran menteri asal Partai Amanat Nasional tersebut, juga akibat dampak politis partai yang didesas-desuskan mau direshufle lagi. "Dulu batal, sekarang diundur lagi untuk bahas Revisi UU Nomor 5 tahun 2014 ini," ujarnya.
Jika raker Rabu kemarin berjalan, para honorer K2 khususnya guru-guru, berharap pemerintah sudah siap membahas Daftar Inventaris Masalah (DIM) bersama DPR RI. Sebab, pintu masuk honorer K2 yang usianya di atas 35 tahun bisa berpeluang menjadi PNS hanya dengan revisi UU ASN tersebut.
Meski demikian, pihaknya tetap akan terus mengawal, agar pembahasan tersebut dapat terlaksana. Sambil pihaknya menunggu komando dari forum pusat, dirinya tunggu statemen ketua forum dan tim bagaimana hasil koordinasi kemarin. "Kita tuggu langkah selanjutnya. Satu komando, satu tujuan. Kita siap gempur bilamana hasilnya tidak memuaskan," tutupnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template