Giliran Purwasari Kampanye Rubella - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Giliran Purwasari Kampanye Rubella

Giliran Purwasari Kampanye Rubella

Written By Mang Raka on Jumat, 21 Juli 2017 | 12.30.00

*Penderita Jantung dan Epilepsi Dilarang Imunisasi Campak dan Rubella

PURWASARI, RAKA - Tidak lama lagi imunisasi campak dan measles rubela (MR) akan dilakukan serentak di Indonesia. Di Kabupaten Karawang sendiri sudah mulai dilakukan persiapan dan sosialisasinya. Meski demikian perlu disampaikan imunisasi ini tidak akan bisa diberikan kepada warga yang mengidap penyakit jantung dan epilepsi.

"Untuk penderita jantung dan epilepsi tidak bisa diberikan imunisasi campak dan rubella," ujar Kepala Puskesmas Purwasari Dr Iin Indriati kepada Radar Karawang, Kamis (20/7). Oleh karenanya teknis realisasinya nanti, sebelum anak yang akan diberikan imunisasi terlebih dahulu akan dilakukan pemeriksaan dan diobservasi. Sehingga jika ditemukan penyakit yang berat, yang bersangkutan tidak akan dilakukan imunisasi.
Untuk persiapannya sendiri, tambah Iin, saat ini di Purwasari sudah dilakukan sosialisasi lintas sektoral. Kemudian di minggu berikutnya akan dilakukan sosialisasi kepada para guru se Kecamatan Purwasari. Karena di bulan Agustus, yang menjadi sasaran imunisasi adalah siswa yang ada dilingkungan sekolah. "Untuk bulan Agustus imunisasi diberikan kepada siswa mulai dari Paud sampai SMA yang usianya maksimal 15 tahun," ujarnya.
Sedangkan untuk bulan September untuk balita yang usianya 9 bulan sampai usia sebelum Paud termasuk siswa yang putus sekolah yang usianya kurang dari 15 tahun. Untuk tempat imunisasinya sendiri dilakukan di Posyandu. "Nanti bagi yang belum diimunisasi atau yang pas waktunya imunisasi berhalangan karena sakit atau karena lain hal, akan dilakukan penyisiran," tandasnya.
Adapun sekolah yang ada di Purwasari PAUD 27 unit, TK/RA 23 unit, SD/MI/SDI/SLB 27 unit SMP/MTs 10 unit dan SMK/MA 6 unit. Semuanya harus diberikan imunisasi karena ini memang program nasional. "Virus campak dan rubella bisa mengakibatkan cacat dan kematin. Makanya kami akan bekerja secara optimal," ucapnya.
Untuk tenaga yang disiapkan sendiri, menurutnya, sudah dilakukan pembagian jadwal. Bahkan sudah dilakukan pengarahan dan sosialisasi kepada para kader dan tenaga medis yang akan turun untuk merealisasikan program nasional ini. "Kami yakin ini akan terealisasi dengan baik. Untuk masyarakat sendiri kami juga meyakini akan antusias. Karena sosialisasinya juga dilakukan di TV," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, karena itu merupakan program nasional maka semuanya harus menyukseskan, termasuk klinik-klinik swasta yang ada diseluruh daerah. "Jadi ini gratis, makanya jika ada yang melakukan pemungutan dilapangan itu berarti oknum dan silahkan laporkan kesaya," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template