Empat ABG Curi Kotak Amal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Empat ABG Curi Kotak Amal

Empat ABG Curi Kotak Amal

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Juli 2017 | 12.30.00

-Barang Curian Dibongkar di Samping Kantor Camat Kotabaru

KOTABARU, RAKA - Tidak ada rotan akarpun jadi. Tidak berani merampok rumah, uang di kotak amal dalam masjid akhirnya disikat untuk memenuhi kebutuhan. Belakangan, peristiwa itu kerap terjadi di sejumlah masjid di Kecamatan Kotabaru.
Anggota Satpol PP Kecamatan Kotbaru Heri Agustian mengaku, dirinya pernah menangkap basah para pelaku pencuri kotak amal di masjid-masjid yang ada di Kotabaru. Ironisnya, semua pelaku yang pernah ditangkapnya merupakan salah satu anak muda yang tengah putus asa, karena tidak mendapatkan pekerjaan. Maka tak heran jika profesinya sebagai maling keropak menjadi salah satu solusi. "Sebulan udah empat maling keropak masjid mah disini. Beuh loba banget di Kotabaru mah, nya pas ditanya bingung hese kerja cenah, barudak ngora dihan (Banyak banget di Kotabaru. Ditanya alasannya, sulit cari kerja. Anak muda lagi pelakunya)," katanya kepada Radar Karawang, Rabu (12/7) kemarin.
Uniknya, kata Heri, kasus itu terungkap ketika sejumlah anak muda yang berhasil melancarkan aksi haramnya itu, justru membuka kotak amal di samping kantor Kecamatan Kotabaru saat malam hari. Merasa curiga, dia langsung menghampiri dan menanyakan apa yang sedang mereka lakukan. Alhasil, para pencuri kotak amal itu kaget dan langsung melempar barang curiannya. "Ada empat orang mah lagi ngumpul aja bukain keropak amal, saya tanya dan ternyata sering maling," ujarnya.
Sejurus kemudian, Heri membawa para remaja tanggung itu ke Polsek Kotabaru. Namun sayang, dia tidak mengetahui lebih detil nama dan alamat para pelaku. "Sekarang mah apa aja bisa dilakukan untuk bisa memenuhi kebutuhannya, sampai-sampai menghalalkan segala cara," tuturnya.
Melihat kondisi tersebut, dirinya mengaku prihatin. Sebab dari komplotan pencuri kotak amal itu masih terlihat sangat muda. Namun apa daya jika perut adalah urusannya. "Semoga tidak akan terulang lagi dan semoga mereka bisa bertobat," harapnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template