Dewan PDIP Ditagih Rehab Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dewan PDIP Ditagih Rehab Jalan

Dewan PDIP Ditagih Rehab Jalan

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Juli 2017 | 14.00.00

*Jalur Wisata Tanjungbaru Seperti Jalanan Kerbau

CILAMAYA KULON, RAKA - Masyarakat Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon semakin geram. Pemkab dinilai masih cueknya terhadap infrastruktur menuju lokasi wisata Pantai Tanjungbaru. Hal tersebut terungkap dalam reses anggota DPRD Karawang, Kamis (6/7). Warga mengeluhkan aset Pemkab Karawang yang semakin hancur itu.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Pasirjaya Abdul Goni misalnya, dengan tegas ia mengatakan, sebenarnya ia sudah tidak ingin lagi ada keluhan soal jalanan di Pasirjaya, termasuk akses menuju lokasi wisata Pantai Tanjungbaru. Karena semua upaya ajuan, nagih janji hingga curhatan sudah tersampaikan berulang kali.
Bahkan, dirinya juga bosan dengan reses anggota DPRD jika membuai janji yang tidak kontan dilaksanakan.
Diakui Goni, dirinya sudah tidak ingin lagi ada kata mudah-mudahan, tapi masyarakat sangat butuh kepastian. Karena tanpa reses sekalipun, pejabat maupun DPRD sudah tahu kondisi jalanan yang begitu memprihatinkan. Dengan kata lain, perbaikan jalan sudah harga mati dan wajib direalisasikan. "Saya tidak mau lagi dengar kata mudah-mudahan, harus dipastikan realisasinya. Karena jalanan mulus di Pasirjaya ini adalah harga mati," tandasnya.
Tokoh masyarakat lainnya, Ali Mahrus mengatakan, pembangunan dan perencanaan jalan menuju akses wisata harus menjadi prioritas, dengan catatan tidak boleh ada infrastruktur yang tumpang tindih antara satu dengan yang lainnya. Baik aspirasi, bantuan gubernur, dana desa, maupun bantuan lainnya. Ditambah, transparansi semua pihak terkait pembangunan yang akan dilakukan. Tanjungbaru jalanannya bukan saja dinikmati warga Pasirjaya, tapi juga masyarakat luar kecamatan, bahkan lintas kabupaten. Jika tidak segera, semuanya akan menanggung malu. "Jangan tumpang tindih dan harus transparan, jika mau beri aspirasi harus dipastikan track-nya," ujarnya.
Anggota DPRD dari PDIP, H Cita mengatakan, akses jalanan menuju lokasi wisata Tanjungbaru ini kesannya terus dibiarkan Pemkab Karawang, padahal tanpa sadar salah satu pembangunan daerah ini juga bersumber dari aset Tanjungbaru. Orang luar Karawang kata Cita, mengenal laut Karawang hanya Tanjungbaru, bukan Samuderabaru, Pisangan, atau Cibendo. Namun apa jadinya jika jalanannya hancur berantakan. "Ini aset Karawang pak, jantungnya wisata pesisir, saya heran pemkab ini kemana selama ini," ujarnya heran.
Mantan Kades Bayurlor ini mengajak, masyarakat dan tokoh sama-sama kompak terus menagih realisasi jalan kepada Pemkab Karawang, karena modal aset ini cukup kuat jika dikelola dengan baik. Cita mengklaim, sudah bukan lagi basa-basi sejak tahun kemarin gelontorkan aspirasi, bahkan ditahun ini sudah masuk di draf anggaran murni Rp 400 juta untuk Pasirjaya. Tahun depan janjinya, juga akan dianggarkan Rp 400 juta.
Karenanya, dia meminta agar infrastruktur jalan bukan saja dari aspirasi dirinya. Cita lantas mempersilahkan warga untuk menagih anggota dewan lainnya dari dapil IV, sehingga dalam setahun bisa mencapai Rp 1,5 miliar untuk jalan. Kekurangannya saran Cita, pemerintah desa dan masyarakat harus aktif meminta dan mengajukan lewat Dinas PUPR untuk menuntaskan jalanan rusak sepanjang 5 kilometer tersebut. "Tahun ini bukan di ABT, tapi di (APBD) murni saya baru bisa optimalkan aspirasi Rp 400 juta untuk jalan Pasijaya, selebihnya silahkan tagih ke dewan lain dan pemkab," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template