Bentengi Pelajar dari Faham Radikal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bentengi Pelajar dari Faham Radikal

Bentengi Pelajar dari Faham Radikal

Written By Mang Raka on Jumat, 21 Juli 2017 | 14.30.00

- IPNU Keliling Sekolah

PURWAKARTA,RAKA -  Bertempat di SMK Al Hikmah, di Jalan Pesantren, Cigedogan, Kelurahan Sindangkasih, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Purwakarta, melaksanakan kegiatan sosialisasi Anti Gerakan Radikal, Free Seks dan Bahaya Narkoba disetiap sekolah yang ada di Purwakarta.
Ditemui usai kegiatan, Ketua PC IPNU Purwakarta, Cecep Hidayatussolihin, menyatakan siap menjadi benteng pertama untuk menangkal pengaruh negatif bagi pelajar di Purwakarta. “Saat ini, gererasi muda khususnya para pelajar menjadi salah satu kelompok yang cukup mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif dari luar. Kita dari PC IPNU siap menjadi benteng pertama untuk menangkal hal tersebut. Sehingga kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan,” kata Cecep, Kamis (20/7).
Cecep menjelaskan, kegiatan seperti ini harus secara rutin dilaksanakan, agar pelajar bisa dengan cepat memahami lingkungan sekitarnya, sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Selain itu, Cecep mengungkapkan, kegiatan serupa juga sebelumnya telah dilaksanakan PC IPNU di beberapa sekolah lainnya seperti MA YPPA dan SMK Prabu Sakti. Kedepan kegiatan ini akan terus digelar disetiap sekolah yang ada di Purwakarta. “Selain sosialisasi, kita juga menggali potensi positif para pelajar agar bisa menjadi kebanggaan orangtua, agama dan bangsa bukan untuk menjadi pembangkang orang tua apalagi menjadi pelajar radikal,” ungkapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala SMK Al Hikmah, H Saparudin, mengapresiasi apa yang dilakukan pihak PC IPNU Purwakarta guna menangkal pengaruh negatif bagi pelajar yang ada di Purwakarta. Ia juga menambahkan, ada beberapa metode yang diterapkan pihaknya bagi pelajar di SMK Al Hikmah untuk menjauhkan mereka dari pengaruh negatif dari luar. Seperti pelajar diasramakan dan memberikan metode pembelajaran salafy. Contohnya para pelajar belajar mempelajari kitab kuning. "Ini adalah ikhtiyar kami dalam menolak keras gerakan radikal, free seks dan narkoba di kalangan pelajar. Semoga metode ini bisa juga diterapkan oleh banyak sekolah di Purwakarta," ujarnya (gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template