Belum Semua Petani Terdata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Belum Semua Petani Terdata

Belum Semua Petani Terdata

Written By Mang Raka on Rabu, 19 Juli 2017 | 12.00.00

*UPTD Pertanian Tempuran Sudah Kantongi 600 KTP

TEMPURAN, RAKA - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian Kecamatan Tempuran menindaklanjuti permintaan bank Mandiri sebagai pihak yang mengeluarkan kartu tani agar input data petani masuk sekitar 28 Juli mendatang. Meskipun tanpa operasional saat pendataan, namun di wilayah dengan area sawah terluas di Karawang ini sudah 600 KTP petani berhasil didata.

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tempuran H. Yadi ketika dikonfirmasi perihal ratusan KTP petani yang sudah didata tidak menyangkal kalau memang seperti itu. Hanya saja dia mengatakan dari jumlah ratusan tersebut yang sudah diinput baru setengahnya. "Sebanyak 600 nama atau KTP peserta Kartu tani sudah masuk datanya di Tempuran tapi itu masih data mentah, hanya saja yang sudah online sekitar 300 an," ucap Yadi.
Yadi juga menambahkan sampai saat ini pihaknya masih terus menindaklanjuti pendataan dan sosialisasinya. "Pihak Bank Mandiri ini meminta input datanya sudah harus masuk sekitar minggu ke 4 bulan ini. Namun, semuanya masih berproses, sebab input data kepesertaan Kartu Tani ini perlu integrasi bersama antara Kepala Desa, Penyuluh dan kelompok taninya," terang Yadi.
Betapapun, pendataan atau kata lainnya sensus ini zero anggaran operasional. Meskipun demikian, para Kades dimintanya untuk responsip dan melayani jika ada petani yang hendak daftar kepesertaan Kartu tani ini. Kartu tani ini nanti dimiliki petani selain bisa untuk tabungan, juga ada catatan luas area dan kuota pupuk, sehingga soal luas lahan ini akan terlacak. Untuk itu, data yang dimasukan ini harus detail dan lengkap, termasuk penyisiran para Kades atas Kelompok tani yang jarang aktif. Karenanya, ia sepakat jika para Kades gelar peremajaan kelompok tanni dan direkomendasikan sekaligus dikukuhkan para Kepala Desa sendiri, karena mungkin saja ada yang mulai malas, meninggal dunnia atau pindah domisili dari nama anggota Poktan tersebut. Tidak perlu sambung Yadi, mengganti nama Poktannya, melainkan cukup mengganti kepengurusannya saja, apalagi urusan Kartu Tani ini butuh keterlibatan yang aktif dari Kelompok taninya. "Peremajaan kelompok tani ini kita sepakat, karena demi suksesi Kartu tani ini," ujarnya.
Lebih jauh Yadi menambahkan, masyarakat dan pegawai desa disarankannya juga untuk aktif berkoordinasi dengan THL, apalagi beberapa diantaranya sudah menyandang status PNS, jika masih main-main soal pendataan, jangan segan untuk melaporkannya. Bahkan, saat ini sudah ada pula mitra PPL yaitu PPS 5 orang di Kecamatan Tempuran sebagai mitra untukmembantu pendataan yang ada dilapangan. "Jangan sungkan koordinasi dengan PPL, apalagi yang sudah PNS gak boleh susah-susah pungkasnya.
Sekdes Cikuntul Kasum Sanjaya mengatakan UPTD, Penyuluh dan kelompok tani diharapkan sama-sama berintegrasi soal pendataan kepesertaan Kartu tani ini, jangan sampai ada petani yang tertinggal. Memang, jangankan pendataan, sosialisassinya saja masih banyak yang belum tahu. Bahkan, sejak diluncurkan istilah Kartu Tani ini, banyak diantara kelomopok tani mulai malas membahasnya." Jagankan pendataan sosialisasinya saja masih belum sempurna diketahui masyarakat," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template