Bawa Kabur Tabungan Siswa Rp 300 Juta, Kepala Sekolah jadi Pesakitan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Bawa Kabur Tabungan Siswa Rp 300 Juta, Kepala Sekolah jadi Pesakitan

Bawa Kabur Tabungan Siswa Rp 300 Juta, Kepala Sekolah jadi Pesakitan

Written By Mang Raka on Kamis, 06 Juli 2017 | 12.00.00

-SDN Kemiri 4 Disegel Wali Murid

JAYAKERTA, RAKA - Ini pelajaran bagi guru maupun kepala sekolah yang berani menggelapkan uang tabungan anak didik. Kepala SDN Kemiri 4 Kecamatan Jayakerta Katmo contohnya. Ratusan orangtua siswa mengutuk perbuatan sang kepala sekolah, lantaran kesal uang tabungan anaknya tak kunjung dibagikan di hari yang ditentukan oleh pihak sekolah.
Tak tanggung, total tabungan yang diduga 'dibawa kabur' Katmo mencapai Rp 307.386.000. Rinciannya, kelas 1 Rp 55.076.00, kelas 2 Rp 53.126.000, kelas 3 Rp 37.150.000, kelas 4 Rp 42.000.000, kelas 5 Rp 47.110.000, dan kelas 6 Rp 26.513.000. Kemudian, perwakilan orangtua siswa didampingi pihak UPTD Pendidikan dan kepala desa setempat sepakat melaporkan Katmo ke Polres Karawang.
Kini, bangunan SDN Kemiri 4 juga disegel oleh masyarakat. Mereka kecewa terhadap Katmo yang sudah 'membawa kabur' uang tabungan siswa lebih Rp 300 juta itu. Siti, salah satu orangtua siswa mengatakan, sampai saat ini dia belum bisa menerima uangnya digelapkan sang kepala sekolah. Disebutkannya, sampai kapanpun dia menunggu kepastian uang tabungan anaknya tersebut. "Pokoknya kita minta pertanggungjawaban kepala sekolah untuk mengembalikan uang tabungan milik anak-anak kami," katanya kepada Radar Karawang, kemarin.
Ia bersama orangtua siswa lainnya mengutuk perbuatan Katmo, dan tidak akan pernah memaafkannya sebelum uang tabungan anaknya bisa dikembalikan secara utuh. Akibat perbuatan tak terpuji itu, dia gagal memakai baju baru saat momen Lebaran kemarin. "Kami baru bisa memaafkan kepala sekolah setelah mengembalikan uang kami. Kasihan juga sekarang istrinya lagi hamil, dan atas dasar itu kami dan anak kami jadi gagal memakai baju baru saat Lebaran," katanya.
Kepala UPTD Pendidikan Jayakerta H Maman Suherman mengatakan, sesuai aturan yang ada, dia tidak mempunyai wewenang untuk menghukum atau memberikan sanksi kepada Katmo. Diakuinya, sejak jauh-jauh hari dia sering memberikan peringatan kepada kepala sekolah agar berhati-hati dengan masalah tabungan siswa. Namun terlajur kejadiannya seperti ini, dia kembalikan hal tersebut kepada kewenangan Dinas Pendidikan. "UPTD hanya sebatas kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan," ujarnya.
Dia melanjutkan, kedepan kejadian yang merugikan orangtua siswa tersebut tidak boleh terulang kembali di lingkungan pendidikan Kecamatan Jayakerta. Menurutnya pula, untuk menghapuskan tabungan siswa, sebenarnya butuh perencanaan yang matang, mengingat kegiatan tabungan di lingkungan sekolah merupakan hal yang baik, untuk memupuk kebiasaan anak-anak dalam rangka berhemat dan mengelola keuangan. Namun, dengan adanya kasus tersebut pengajaran dan kebiasaan anak menabung jadi tersendat. "Sebenarnya mengadakan tabungan di sekolah itu hal yang bagus. Tapi karena oknum yang tidak bertanggung jawab, kebaikan pun bisa berbalik arah menjadi keburukan," ujarnya.
Sementara itu, setelah sebelumnya sempat menghilang, Katmo akhirnya diamankan polisi saat kembali ke rumahnya, Selasa (4/7) malam. "Sudah kami tangkap tadi malam di rumahnya," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng, Rabu (5/7).
Setelah menjalani pemeriksaan terkait uang tabungan sebanyak ratusan juta itu, penyidik langsung menetapkan statusnya sebagai tersangka. "Berkas sudah lengkap dan sudah menjadi tersangka," ujarnya.
Namun, kata dia, berkas awal laporan kasus yang menjerat tersangka ada di Polsek Rengasdengklok. Sehingga dirinya masih perlu berkomunikasi dengan Kapolsek Rengasdengklok soal penanganan perkara. "Berkas di Rengasdengklok sudah lengkap, jadi saya belum dapat memastikan di mana kasus ini akan ditangani. Bisa di sana (polsek) atau di sini, tergantung nanti hasil koordinasi," pungkas Maradona. (rok/ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template