Agustusan Ngencleng Etis Gak Sih? - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Agustusan Ngencleng Etis Gak Sih?

Agustusan Ngencleng Etis Gak Sih?

Written By Mang Raka on Rabu, 12 Juli 2017 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA- Akhir-akhirnya, jelang memasuki bulan Agustus, banyak pemuda diberbagai daerah yang meminta sumbangan atau ngencleng di tengah jalan. Tujuannya, mengumpulkan dana untuk perayataan HUT RI ke- 72 pada 17 Agustus mendatang. Pertanyaanya, apakah baik pemuda ngencleng di jalan untuk memperingati kemerdekaan negaranya?
Sekumpulan pemuda Desa Kutawargi yang tergabung dalam Pemuda Aspa (Astana Panjang), beranggapan, ngencleng ini merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk persiapan memeriahkan agustusan nanti. "Kita punya semangat nasional untuk memeriahkan agustusan, namun tak punya modal, hanya ngencleng seperti inilah yang bisa kami perbuat," kata salah satu pemuda setempat Wahyu.
Menurutnya, orang beranggapan, ngencleng ini mudah, tinggal duduk memungut sumbangan dari pengendara yang melintas. Tapi sebetulnya tak semudah itu, butuh kesabaran dan menghilangkan rasa malu untuk melakukannya. "Kita ajarkan kemandirian kepada para pemuda, jangan hanya bisa meminta kepada orangtua saja, namun harus juga dibarengi dengan usahanya sendiri, apalagi dalam moment seperti ini," ujarnya.
Kosim, ketua pemuda setempat menambahkan, ngencleng seperti ini sudah dilakukan sejak lama setiap mau agustusan. "Saya harap mereka juga bisa meneruskan jejak langkah saya kedepan, jangan hanya orangtua yang hanya bisa mengurusi hal kecil seperti ini, tapi butuh pemuda yang bisa meneruskannya, karena mereka yang akan melanjutkan perjuangan kita ketika tua nanti," paparnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Karawang, Kiki Nugraha, menilai, ngencleng di jalan sah-sah saja dilakukan, karena sejauh ini belum ada aturan yang melarangnya, meskipun resikonya besar karena bisa menimbulkan kecelakaan di jalan raya. "Emang menggalang dana di jalanan cukup efektif, karena banyak juga pengendara dan pengguna jalan yang membantu. Cuma,resikonya bisa mengganggu ketertiban bahkan mengakibatkan kecelakaan," ungkapnya.
Hanya saja, lanjut Kiki, alangkah baiknya pemuda menggunakan cara yang lebih kreatif dalam menggalang dana di bawah kordinasi karang taruna. "Di sini fungsinya karang taruna untuk melakukan pemberdayaan dan pengharan kepada pemuda-pemuda di setiap daerah," ucapnya.
Kiki menambahkan, pemuda juga bisa melakukan kerja sama dengan sponsorship seperti perusahaan ataupun pelaku usaha. Kegiatan sosial juga bisa lebih dikedepankan, seperti donor darah, santunan dan kegiatan sosial lainnya. "Sehingga akan menimbulkan simpati masyarakat dan lebih sukarela membantu menggalang dana untuk acara 17-an," pungkasnya. (asy/rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template