Agus Ridwan : Karawang Selangkah di Belakang Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Agus Ridwan : Karawang Selangkah di Belakang Purwakarta

Agus Ridwan : Karawang Selangkah di Belakang Purwakarta

Written By Mang Raka on Senin, 31 Juli 2017 | 15.00.00

PURWASARI, RAKA - Tokoh pemuda Purwasari, Agus Ridwan ikut menyoroti pembangunan yang dilakukan oleh pemda karawang. Bahkan dia menegaskan seharusnya karawang malu dengan kabupaten purwakarta yang bisa lebih terkenal dan lebih maju dari karawang.

"Harusnya pemda karawang malu Pada Purwakarta. Anggaran kita lebih besar tapi pembangunan lebih bagus di Purwakarta," kata Agus Ridwan, kepada Radar Karawang, Minggu (30/7). Dia menyampaikan kalau memang Purwakarta tidak bisa jadi barometer untuk pembangunan di karawang, maka harus dibandingkan dengan kabupaten mana. Karena Purwakarta merupakan kabupaten tetangga yang memang dari berbagai asfek terlihat lebih baik.
"Meskipun jumlah penduduk dan luas wilayahnya purwakarta lebih kecil yah. Tapi paling tidak didaerah perkotaan karawang bisa lebih indah dari purwakarta," harapnya.
Dia menyampaikan tidak terasa tinggal di karawang yang terkenal dengan lumbung padi dan industrinya. Karena saat melintasi jalan arteri tidak ada atribut yang menegaskan akan hal itu. Yang ada hanya kesemrawutan dan kemacetan.
Dia juga menyampaikan, kemacetan yang terjadi di Tamelang saja, terutama saat keluar masuk para karyawan. Meski sudah tahunan tetapi tetap saja seperti itu. Pemdanya melalui dishub hanya cukup menurunkan personil tanpa ada kebijakan lain. "Siapa saja jadi pemimpinnya. Kalau cuman nugasin anggota dishub stand by di jalur macet itu bisa," ujarnya sambil kesal.
Tetapi yang dibutuhkan, tambah Agus, adalah kebijakan yang benar-benar bisa merubah perwajahan karawang. Bukan karawang yang asal-asalan, bukan karawang yang identik dengan kesemrawutan, bukan karawang yang identik dengan parkir liar, bukan karawang yang indentik dengan kemacetan. "Selama ini belum ada lonjakan kebijakan yang dilakukan kepala daerah untuk membangun karawang," ucapnya.
Bahkan dia menilai, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di karawang hanya berorientasi pada program yang harus berjalan secara rutin saja. Tidak ada hal-hal yang membawa karawang menuju perubahan yang signifikan. "Jadi kayaknya yang penting jalan aja. Programnya apa sebenarnya," tanyanya.
Oleh karenanya, tambah Agus, wajar jika banyak suara-suara sumbang terhadap kinerja pemerintah daerah. Bahkan adanya keinginan pemekaran kota Cikampek yang melibatkan empat Kecamatan juga memang sangat wajar dan memang sudah waktunya. "Saya pikir akan lebih banyak lagi orang yang mendukung cikampek memisahkan diri dari karawang untuk jadi kota cikampek," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. kudu bikin perubahan dr mulai kpala dinas2nya harus bikin gebrakan.. jgn mo kalah sama daerah tetangga

    BalasHapus
  2. Jelas tertinggal krn bupatinya nga bener2 memperhatikan pembangunan..dan kurang melihat ke bawah..lain dgn kg dedi yg bener2 ingin memajukan daerahnya dan masyarakatnya agar sejahtera
    ..

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template