Warga Minta Jembatan Aspirasi Dibongkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Minta Jembatan Aspirasi Dibongkar

Warga Minta Jembatan Aspirasi Dibongkar

Written By Mang Raka on Selasa, 13 Juni 2017 | 15.00.00

- Dinilai Salah Lokasi

JAYAKERTA, RAKA- Salah titik penempatan, hal tersebut yang menjadi kericuhan warga Dusun Pasar Barat, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta. Pasalnmya, jembatan yang dibangun pihak pemborong melalui aspirasi dewan provinsi tersebut mengalami salah titik penempatan. Tentu saja hal tersebut mengundang reaksi warga yang meminta agar jembatan tersebut dibongkar dan dipindahkan ke tempat semestinya.
Menurut Kaur Pemerintahan Desa Kampungsawah, Anwar, salah penempatan titik tersebut diduga tidak adanya koordinasi antara pemborong dengan aparat Desa Kampungsawah. Yang pada akhirnya hal tersebut mengundang reaksi warga. Pasalnya, didekat jembatan yang saat ini sedang dibangun sudah ada jembatan yang masih layak untuk dipergunakan. Wajar saja jika warga setempat merasa kecewa dan menolak. "Salah titik penempatan, seharusnya di depan rumah Pak Boni, tapi malah dibangun deket jembatan yang sudah kokoh," katanya, kepada Radar Karawang, (12/6) kemarin, di kantor desanya.
Keinginan warga masyarakat Dusun Pasarbarat, pembuatan jembatan yang seharusnya didepan rumah Pak Boni. Sesuai dengan juklak dan juknis waktu proposal diajukan ke anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Swara. Oleh karena itu, pembuatan jembatan tersebut tidak sesuai harapan masyarakat. "Makanya, warga masyarakat sekitar minta dibongkar. Dan perlu diketahui, pokonya harus sesuai dengan RAB. Jangan hanya asal pasang batu pasang besi," ucapnya.
Dikatakannya, pihak desa bukan tidak mengetahui dengan adanya pembuatan jembatan tersebut. Pasalnya, tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu ataupun hanya sekedar bahasa kepada pihak desa. "Gak ada peberitahuan dulu, saya kira sudah ada izin, kalaupun mau dibongkar kayanya udah tanggung dibangun tiang pemancangnya, dan pemborong juga gak mau rgui," ujarnya.
Senin (12/6) pagi kemarin, sempat ada musyawarah di Kantor Desa Kampungsawah, namun musyawarah tersebut tak membuahkan hasil karena belum ada kesepakatan diantara warga dan pemborong. Diduga adanya permainan antara pemborong dengan penerima aspirasi. (rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template