Warga Karadak Paksa PLN Relokasi Kabel Listrik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Karadak Paksa PLN Relokasi Kabel Listrik

Warga Karadak Paksa PLN Relokasi Kabel Listrik

Written By Mang Raka on Senin, 05 Juni 2017 | 13.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Kabel beraliran listrik milik PLN di Kampung Karadak, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat direlokasi, Minggu (4/6). Sebelumnya warga dicekam was-was kabel PLN di wilayah mereka akan terendam air sungai Cibeet akibat pendangkalan dan mengakibatkan konsleting sehingga mengalirkan stroom.

Awalnya kondisi kabel ditumpuh oleh jembatan kecil terbuat dari besi dan dinyatakan aman. Posisi tumpu kabel tepat bersebelahan dengan jembatan jalan utama di Karadak, Desa Wanasari. Namun anak sungai tersebut mengalami pendangkalan hingga akhirnya pemerintah Desa Wanasari melayangkan surat ke PLN karena khawatir malah berakibat fatal terlebih malah membahayakan masyarakat. Laporan tersebut mendapat tanggapan serius PLN hingga kemudian melakukan relokasi dengan meninggikan jembatan tumpuh kabel.
Emin (40) warga Kampung Karawang mengatakan jika anak sungai Cibeet memang mengalami pendangkalan hingga kini belum dilakukan normalisasi. "Memang surat ke pihak PLN sebelumnya Sudah dilayangkan dan meminta supaya PLN melakukan perbaikan. Kabelnya memang sudah dibungkus oleh kulit yang aman. Namun warga tetap merasa cemas hingga akhirnya dilakukan relokasi," katanya.
Peninggian jembatan tumpu itu dilakukan agar tidak tersentu air sungai Cibeet mengalami pendangkalan.  Memang seharusnya anak sungai Cibeet mesti dinormalisasi agar aman, bukan saja buat kabel PLN tapi bagi kebutuhan masyarakat juga seperti petani, banyak lahan pertanian warga mudah terendam oleh pendangkalan sungai itu.
Sementara Dudu (30), Kepala Urusan Desa Wanasari mengatakan normalisasi sungai hingga saat ini menjadi dilema bagi pemerintah desa setempat. Memang sungai sudah sangat memperihatinkan kondisinya. Selain pendangkalan juga sungai membutuhkan peremajaan seperti turap dan penahan arus. "Pendangkalan sungai bisa dilihat secara kasat mata. Lihat saja pasirnya sudah menumpuk di tengah sungai dan rumput besar pun sudah seperti pohon tumbuh lebat di tengah sungai," ucapnya.
Dilain sisi hingga kini pihak terkait belum ada yang melakukan tindakan paling tidak membersihkan rumput-rumput yang tumbuh ditengah sungai. Padahal kami amat berharap rumput-rumput itu dibersihkan karena menjadi persoalan paling berpotensi mengakibatkan air meluap karena dasar anak sungai yang kelewat dangkal. "Harapan kami dilakukan normalisasi terhadap anak sungai ini untuk mengantisipasi banjir di wilayah ini," tandasnya.
Sedang Dian (30) pengawai PLN ketika ditanya soal perbaikan jemban tumpu kabel mengatakan jika timnya akan melakukan peremajaan jembatan tumpu kabel agar lebih aman. Dirinya menerangkan jika tehnisnya akan di tinggikan sekitar satu setengah meter dan panjang sekitar lima meter. Sementara prosesnya akan meyerupai jembatan pipa yang biasa di sandarkan seperti pipa gas.
"Kalau dinaikan akan jauh lebih aman ketika musim hujan kedepannya, hanya yang saya sayangkan walaupun relokasi jembatan dan renovasi dilakukan namun jika kondisi sungai masih seperti sekarang, Kabel PLN bisa saja sewaktu-waktu terendam," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template