Utang Pemkab ke RSUD Bayu Asih Rp 30 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Utang Pemkab ke RSUD Bayu Asih Rp 30 Miliar

Utang Pemkab ke RSUD Bayu Asih Rp 30 Miliar

Written By ayah satria on Senin, 12 Juni 2017 | 15.49.00

PURWAKARTA,RAKA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta ternyata masih punya tunggakan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih dengan angka cukup fantastis. Adapun tunggakan? tersebut, merupakan klaim jaminan kesehatan masyarakat yang belum dibayarkan? di tahun lalu?.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengaku senang karena pihaknya memiliki utang dengan jumlah besar. "Iya kami punya utang, saya akui kalau Pemkab Purwakarta punya utang ke Bayu Asih kita masih punya tunggakan tahun lalu sekitar Rp 30 miliar,"  kata Dedi, usai menghadiri Pelantikan DPW Aliansi Pengusaha POM Mini Indonesia di Bale Maya Datar, kompleks Setda Purwakarta, Jalan Gandanegara Nomor 25, Sabtu (10/6) lalu.
Diakui Dedi, utang tersebut, menurutnya, sudah diketahui oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK dan sudah dicatatkan sebagai utang Pemkab Purwakarta. Pihak BPK pun diketahui telah mengkonfirmasi bahwa utang tersebut bukan masalah, selama pemkab memiliki itikad baik untuk melakukan pembayaran. Berdasarkan informasi, utang tersebut timbul akibat kewajiban Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk membayar Jaminan Kesehatan Masyarakat Purwakarta Istimewa atau Jampis, sebuah skema asuransi milik Pemkab Purwakarta yang dapat digunakan oleh masyarakat miskin untuk mendapatkan akses layanan kesehatan gratis di rumah sakit.
Dedi sendiri merasa gembira karena utang yang dimiliki oleh pemerintahan yang dia pimpin ini timbul akibat layanan kesehatan prima yang disediakan oleh Pemkab untuk masyarakat. Sehingga menurut dia, ini merupakan cermin dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. "Saya sih senang saja karena pemda berhutang untuk kepentingan masyarakat, kan gak ada problem, itu hutang bekas membiayai orang sakit, daripada hutang bekas belanja pegawai, hayoh,''  ungkap Dedi
Utang sebesar Rp 30 miliar tersebut, menurut Dedi, sudah akan diproses pada pertengahan tahun 2017 ini, berikut tagihan rumah sakit yang muncul selama Januari hingga Juni 2017. Sehingga diharapkan akhir tahun 2017, Pemkab Purwakarta sudah tidak lagi memiliki tunggakan. "Itu tunggakan tahun 2016. Saya dan staf saya sudah menghitung dan insya Allah segera beres. Tertundanya pembayaran ini kan akibat target pendapatan kita tidak tercapai," ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah, Norman Nugraha. Ia berujar bahwa pembayaran secara bertahap akan dilakukan berdasarkan verifikasi faktual dokumen pengajuan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta selaku leading sector. "Setiap bulan kita bayarkan bertahap. Kami optimis bisa selesai," singkatnya.
Pemkab Purwakarta sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp40 miliar untuk meng-cover biaya pengobatan masyarakat yang berobat dengan menggunakan Jampis. Pemkab Purwakarta telah bekerjasama dengan 11 rumah sakit milik pemerintah maupun swasta untuk penyediaan layanan kesehatan gratis bagi warga ini. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template