Urus PPDB Online Ditarif Rp 100 Ribu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Urus PPDB Online Ditarif Rp 100 Ribu

Urus PPDB Online Ditarif Rp 100 Ribu

Written By ayah satria on Senin, 12 Juni 2017 | 16.10.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Persipan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur non akademik membuat semua siswa dan orangtua sibuk untuk mengurusnya. Tak terkecuali staf kecamatan yang sibuk untuk tandatangan Surat Keterangan Keluarga Tidak Mampu (SKTM). Namun, apa jadinya jika pendaftaran sistem kolektif di sekolah menengah pertama (SMP) yang diduga dijadikan ajang bisnis oleh oknum guru.
Seperti yang dikatakan orangtua siswa berinisial ATN, warga Dusun Cikangkung Barat 1, RT 06, RW 01, Desa Rengasdengklok Utara mengatakan, pendaftaran anakanya ke SMkN 1 Rengasdengklok sudah dikolektifkan oleh wali kelas. "Berhubung sudah dikolektif oleh wali kelas di sekolah. Apalagi, sudah dijanjikan akan masuk diterima di SMKN 1 Rengasdengklok. Dengan catatan harus bayar uang dimuka sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah)," jelasnya, kepada Radar Karawang, Jumat (9/6).
Yang penting, bagi ATN, saat ini yaitu anaknya masuk diterima di SMKN 1 Rengadengklok. Dari pada harus ikut daftar PPDB Online ke sana ke sini. Yah dibayar saja untuk kolektif persiswa seratus ribu. "Asal jangan nantinya kalau tidak diterima, dialihkan ke sekolah swasta dengan catatan uang pendaftaran hangus," kata dia.
Saat masih sekolah di SMPN 1 Rengasdengklok, lanjutnya, anaknya selalu membayar apa yang diminta sekolah, seperti biaya perpisahan, study tour ke Bandung dengan biaya Rp 570 ribu. "Sekarang, harus bayar seratus ribu persiswa dikoletif untuk masuk ke SMKN/SMA. Yah mudah mudahan tidak ada masalah anak saya masuk Sekolah," ujarnya.
Di tempat terpisah, salah seorang wali kelas SMPN 1 Rengasdengklok yang enggan disebut namanya, selaku panitia PPDB Online di Rengasdengklok, mengatakan, yang sebenarnya untuk pengolektifan siswa yang ingin meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi, dibentuk kepanitiaan. "Ya itu, ketua paninitianya, bagian kesiswaan. Dialah yang mengatur semuanya," ucapnya.
Dan perlu diketahui, sambung dia, dari jumlah 590 siswa yang dikolektif. Dengan jumlah nilai uang seratus ribu persiswa. "Itukan, untuk biaya fotokopi dan ongkos mondar mandir panitia. Barangkali, ingin lebih jelas bapak temui ketua panitia saja," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template