Tersandung Uang Tabungan, Kepala Sekolah Menghilang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Tersandung Uang Tabungan, Kepala Sekolah Menghilang

Tersandung Uang Tabungan, Kepala Sekolah Menghilang

Written By Mang Raka on Selasa, 20 Juni 2017 | 12.00.00

JAYAKERTA, RAKA - Para orangtua siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) Kemiri 4 mengancam akan mengadakan aksi unjuk rasa ke sekolah tersebut jika tabungan anak mereka tidak dibagikan sesuai dengan janji kepala sekolah.
Menurut mereka, tabungan siswa selama satu tahun tersebut seharusnya sudah dibagikan pada tanggal 15 Juni lalu. Namun sampai saat ini belum juga diterima oleh orangtua siswa. Malah, kepala sekolahnya sulit ditemui.
Salah satu orangtua siswa, Emar (30), warga Dusun Sukaraja 1 Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta mengatakan, para orangtua siswa sudah geram lantaran kejadian seperti ini bukan hanya dialami sekarang.
Menurutnya, kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi dengan jumlah tabungan yang bervariasi. Tidak heran jika para orangtua siswa mengancam akan demo ke sekolah, agar kepala sekolah bisa cepat menggantinya. Tak hanya itu, masyarakat meminta agar kepala sekolah diganti.
Emar mengatakan, uang tabungan anaknya yang berada di sekolah lebih Rp 1 juta. Belum lagi tabungan milik anak tetanggannya yang sampai Rp 5 jutaan. Namun, uang tersebut sampai saat ini belum bisa diterima. Karena Kepala SDN Kemiri 4 Katmo tidak bisa ditemui. "Katanya tabungan mau dibagikan tanggal 15 Juni kemarin, tapi sampai saat ini belum juga kita terima, malah kepala sekolahnya gak ada di kantor," katanya kepada Radar Karawang, Senin (19/6).
Atas kejadian tersebut, dirinya bersama para orangtua murid lainnya mengancam akan mengadakan aksi, Selasa (20/6) hari ini untuk meminta pertanggungjawaban pihak sekolah atas uang tabungan anaknya yang sampai saat ini belum juga diterima. Padahal, dirinya sangat mengharapkan uang tersebut untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.
Orangtua siswa lainnya, Arab mengatakan, persoalan uang tabungan di SDN Kemiri 4 bukan hanya kali ini. Sebelumnya, perkara serupa pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, masih bisa diatasi dan diganti oleh kepala desa.
Arab mengaku, dirinya bersama warga lain akan mengadakan aksi ke sekolah untuk meminta pertanggungjawaban pihak sekolah atas uang tabungan anaknya yang sampai saat ini belum bisa dibagikan. Apapun alasannya, dirinya menginginkan uang tersebut bisa diterima sebelum Lebaran. "Saya minta tabungan anak saya bisa diambil secepatnya," tandasnya.
Kepala SDN Kemiri 4 Katmo tidak dapat dikonfirmasi lantaran saat wartawan koran ini mendatangi sekolah tersebut, yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Kepala Unit Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Jayakerta H Maman Suherman mengatakan, dirinya akan segera menindak tegas oknum kepala sekolah yang bermain dengan uang tabungan siswa. Apalagi setiap sekolah tidak diperbolehkan mengadakan tabungan siswa.
Selanjutnya, dia meminta kepala sekolah yang bersangkutan segera membagikan uang tabungan siswa. "Ya coba kita lihat saja dulu perkembangannya, soalnya yang bersangkutan berjanji akan membagikan uang tabungannya Selasa (20/6) sekarang," ujarnya.
Menurut Maman, kepala sekolah belum bisa dikatakan kabur, karena ada kemungkinan yang bersangkutan sedang berusaha mencari pengganti uang tabungan agar bisa dibagaikan hari ini. "Kita lihat saja besok (hari ini), kalau masih tetap tidak dibagikan, kita tunggu intruksi dari atas," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template