Pemakaman Akan Dikenai Retribusi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemakaman Akan Dikenai Retribusi

Pemakaman Akan Dikenai Retribusi

Written By ayah satria on Selasa, 06 Juni 2017 | 20.24.00

Setiap Tahun Ahli Waris Bayar Biaya Makam

KARAWANG, RAKA - Wacana akan memberlakukan retribusi pemakaman mulai menggelinding. Itu artinya kedepannya ahli waris makam akan dikenakan biaya untuk pemakaman sanak keluarganya. Hanya saja kapan direalisasikannya hal tersebut masih harus melalui pembahasan serius.
"Buat pemakaman sampai saat ini belum ada retribuasinya dari pengurus pemakaman," ujar Kasi Pemakaman Dinas Pertamanan Kebersihan dan Pemakaman Iip Sapulrahman, Senin (5/6). Diungkapkannya, Tempat Pemakaman Umum (TPU) merupakan kawasan pemakaman yang dikuasai pemerintah daerah dan disediakan untuk masyarakat umum yang membutuhkan. Namun seiring dengan perkembangan jaman yang terus berkembang menjadikan suasana pemakanan yang nanti akan menjadi persinggahan terakhir manusia itu kian jadi kumuh. Padahal pemerintah memiliki cukup besar anggaran yang mencapai 4 miliar rupiah.
Masih disampaikan Iip, penggunaan lahan TPU untuk makan dikelompokkan berdasarkan agama yang dianut oleh orang yang meninggal. Kemudian ukuran tanah untuk makam disediakan maksimal 2,50 x 1,50 m dengan kedalaman sekurang-kurangnya 1,50 m dari permukaan tanah. Ia mengatakan, saat ini mengenai pemakanan dinas masih mengikuti konsep sepeti biasanya, pengalokasian dana milik pemerintah daerah (Pemda) yang kini memiliki peruntuan untuk pemakaman sebesar 4 milyar, masih perlu pengwasan serta pengembangan. "Kita punya anggaran dari APBD sebesar 4 miliar penggunaannya digunakan untuk penataan pemakaman," ujarnya.
Ia juga mengatakan dengan memiliki anggaran cukup besar bukan berarti ampuh untuk menjadikan sesuatu hal dapat berjalan dengan mudah, karena sampai saat ini berkeinginan untuk merubah keadaan kekumuhan pemakaman diwilayah Karawang memerlukan kinerja serius dalam pengelolaannya. "Rencana tahun depan pengelolaan pemakaman dibuat seperti di Jakarta. Kita akan konsultasi terlebih dahulu, agar pemakaman bisa sepeti Wc umum dan pengelolaan sampah yang sudah bisa mengeluarkan retribusi," tuturnya.
Disindir mengenai anggaran pengelolaan sejauh ini dana yang dimiliki dari total 4 miliar sudah mulai dilirik daerah-daerah untuk digunakan pemagaran protektif seperti pagar-pagar yang ada dikota Karawang. "sudah ada 34 sampai 35 ajuan, selain pemagaran bisa juga digunakan untuk pelebaran pemakanan tergantung pengajuannya," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template