Minim Sadar Warga Gunakan JPO - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Minim Sadar Warga Gunakan JPO

Minim Sadar Warga Gunakan JPO

Written By Mang Raka on Senin, 05 Juni 2017 | 12.00.00

*Penempatan JPO Ahmad Yani Dinilai Kurang Tepat

KARAWANG, RAKA - Kesadaran masyarakat untuk menggunakan jembatan penyeberangan orang (JPO) di ruas Jalan Ahmad Yani tidak jauh dari Lapangan Karangpawitan perlu ditumbuhkan. Selain itu peranan Satpol PP sebagai penegak perda juga dibutuhkan untuk melakukan sosialisasi pentingnya menggunakan JPO. Sehingga tidak ada anggapan pembangunan JPO itu menjadi proyek mubazir.

Jembatan penyebrangan orang  di ruas Jalan rawan macet bypass Ahmad Yani sudah terbangun sejak 22 Mei lalu dinilai tidak tepat dalam penempatan lokasinya. Jembatan tersebut juga hampir jarang digunakan oleh warga setempat. Padahal jembatan penyeberangan dengan ketinggian 6 Meter diperkokoh 39 anak tangga serta satu kali pemberhentian ditengah sebelum putar arah tangga naik menghadap ke barat, dibuat untuk meminimalkan terjadinya angka kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Seperti dituturkan Ami (24) warga yang tinggal di belakang perkomplekan Islamic Center, Kelurahan Karangpawitan, dirinya bukan tidak mau untuk tetap menggunakan jembatan penyeberangan orang namun menurutnya alangka lebih baik jika melintas lewat bawah jembatan. Selain waktu lebih cepat juga tidak terlalu meguras tenaga untuk menitih demi anak tangga satu persatu. "Lumayan membantu tapi capek  buat naik dan turun tangganya, apalagi kaya saya yang gemuk," ujarnya kepada Radar Karawang, Minggu (4/6).
Dikatakan Ami, keberadaan JPO Ahmad Yani itu masih perlu pembenahan. Selain belum sepenuhya maksimal dalam pengerjaannya seperti jembatan di depan Mall Matahari yang ditengah trotar dibuatkan pohon dan pagar sehingga pengguna tidak bisa melintas lewat bawah. "Belum dipagar bawahnya jadi banyak yang gak menggunakan jembatan, jadi sayang juga sudah dibuatkan tapi tidak dipakai," ujarnya.
Warga lain, Dadang (40) menyampaikan dirinya menilai jika pembuatan jembatan penyeberangan orang tidak tepat pada letak yang semestinya. Selain dinilai percuma dalam
pembuatannya juga dirasa sayang kalau uang negara sampai dihambur-hamburkan begitu saja. "Letak tempatnya kurang tepat kalau disini, harusnya depan Omega atau SMP atau
SMA," ujarnya.
Karena beralasan tidak adaya aktifitas warga yang menyeberang pada lokasi Jembatan penyeberangan orang (JPO) dirinya mengatakan, kalau pembangunannya dinilai tidak
efektif sehingga perlu untuk dimaksimalkan dengan dibuatkannya pagar ditengah trotoar. "Disini penyeberangnya juga jarang jadi menurut saya tidak efektif kalau
lokasinya ada disini," ujarnya.
Baginya seharusnya pemerintah bisa melihat terlebih dahulu dimana tempat-tempat keramaian sehingga masyarakat pada umunya bisa menikmatinya baik dikalangan kecil
pelajar dan lainnya. "Harusnya depan Karangpawitan gitu kan ramai sama anak sekolah, warga dan karyawan juga," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template