Kerja Keras Jadi Penghafal Al Quran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kerja Keras Jadi Penghafal Al Quran

Kerja Keras Jadi Penghafal Al Quran

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Juni 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA- Berkeinginan menjadi seorang penghafal Al Qur'an tidaklah mudah, butuh ketekunan dan semangat belajar yang tinggi, agar semua itu tercapai. Siswi kelas sebelas jurusan TKJ, Hanifah Nur Islamiyah misalnya, yang begitu besar ingin menjadi penghafal Al Qur'an sebagai bentuk cita-citanya selama ini. Sehingga, usaha dan kerja kerasnya dalam menghafal Al Quran terus dilakukannya dengan berbagai cara dan metode.
"Siapa pun berhak memiliki cita-cita. Karena dengan adanya cita-cita, serasa tujuan hidup lebih bermakna dan bermanfaat. Apalagi saya dari menginginkan untuk menjadi seorang penghafal Quran nantinya," terang Hanifah Nur Islamiyah, yang merupakan peraih juara 3 lomba Murotal dalam pentas seni PAI, yang diadakan di sekolahnya, Kamis (8/6).
Hanifah menceritakan, awal keinginan menjadi seorang penghafal Al Quran memang sudah tumbuh di dalam dirinya sejak lama. Sehingga, berbagai macam tips belajar agar dapat mampu meraih impiannya terus ditingkatan. "Aku dari kelas 3 SD seneng ngederin orang mengaji di kaset CD ataupun di Hp, selain itu juga karena bapak salah satu tokoh agama dilingkungan rumah juga, jadi sering dibimbing ayah untuk mempelajari mengaji murotal," kenang Hanifah, dengan tersipu malu saat diwawancara.
Meski dengan perasaan malu, membuatnya serasa terbata-bata dalam bicara, akan tetapi, dia melanjutkan, prestasi yang diraihnya di bidang murotal bukan saat ini saja. Akan tetapi, pernah dirasakan sebelumnya. "Pernah dulu ikut pertama kali lomba murotal waktu SD, saya langsung juara itu diadakan ditingkat kecamatan, kalau tidak salah. Soalnya itu saya masih kecil. Namun, perasaan itu masih terus teringat dalam benak saya, saat menjadi juara pertama dulu, dan sekarangpun saya juara 3 dilomba murotal yang diadakan disekolah ini," terangnya.
Dia berharap, apa yang dicita-citakannya sleama ini dapat mampu diwujudkan. Sehingga, dengan menjadi seorang penghafal Al Quran, kata dia, tidak hanya dapat membuat bangga kedua orang tuanya. Namun, merupakan pemberian hadiah yang tidak dapat mampu  ternilai  dengan apapun. "Aku pengen menjadi penghafal Al Quran, biar nanti kedua orangtua bangga, dan juga biar nanti bisa memberikan mahkota ke ibu dan bapak nanti," pungkasnya. (ian)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template