Kendaraan Tidak Layak Jalan Dirazia - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kendaraan Tidak Layak Jalan Dirazia

Kendaraan Tidak Layak Jalan Dirazia

Written By ayah satria on Selasa, 06 Juni 2017 | 20.32.00


TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Tingginya angka kecelakaan di jalur perlintasan Telukjambe Timur membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang menggelar operasi kelengkapan kendaraan dan beban kendaraan. Hal itu dilakukan terhadap kendaraan umum, bak terbuka dan jenis kendaraan pengangkut.
Operasi gabungan yang digelar Dinas Perhubungan itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan yang disebabkan kendaraan tidak layak beroperasi. Operasi ini tidak hanya mengecek kelengkapan kendaraan seperti SIM dan STNK tetapi juga memeriksa KIR kendaraan, kondisi kendaraan dan tata cara pemuatan barang. Dari hasil operasi yang dilakukan, banyak pengendara yang masih melanggar aturan seperti tidak bisa menunjukan SIM atau STNK selain itu untuk kendaraan angkut baik angkutan barang maupun angkutan orang yang juga kedapatan melanggar aturan.
Pelanggaran yang umumnya terdapat pada kendaraan angkutan barang maupun orang yakni terkait masalah dimensi kendaraan yakni adanya tambahan bagian Bak samping kiri, kanan dan belakang, Kapasitas angkut melebihi semestinya, dan buku uji (KIR) yang sudah lewat masa berlaku. Pada operasi gabungan ini pelanggar kan dikenai tilang dan diharuskan mengikuti persidangan tidak terkecuali buku KIR yang mati juga diajukan ke proses persidangan dan harus melengkapi kekurangannya dengan mengurus uji KIR baru.
Seksi pengujian kendaraan umum Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Nurhadi, kepada Radar Karawang menerangkan kegiatan operasi akan di gelar selama dua hari. Dalam hal itu dirinya berharap di gelarnya operasi guna menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban laka lantas, karena kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang sering terjadi. "Faktor terjadinya kecelakaan lalulintas terjadi bisa karena faktor alam, faktor jalan, faktor kendaraan dan faktor manusia seperti kelalaian atau pelanggaran lalu lintas yang sering dilakukan oleh pengendara dijalan," ujarnya.
upaya ini menjadi langkah lanjut pasca kejadian kecelakaan yang beruntun terjadi di Jawa Barat akibat kendaraan yang tidak laik, Terlebih sekarang akan masuki musim mudik lebaran, Oleh karenanya mengantisipasi kejadian serupa, operasi ini akan intensif dilakukan di seluruh Jawa Barat. Ia menyebutkan nantinya Dishub Jawa Barat dan Ditlantas akan mendatangi pool angkutan dan terminal untuk mengecek kelaikan kendaraan. Mulai dari kelengkapan administrasi legalitas dan uji KIR serta legalitas sopir. "Intinya mereka harus melakukan uji KIR setiap enam bulan sekali. Dan untuk setiap harinya melakukan pengawasan dan pengujian baik di pool dan tempat-tempat pengujian lainnya. Sehingga masyarakat dan para pengguna jasa transportasi akan lebih aman dan nyaman serta selamat sampai tujuan," ucapnya.
Sementara pengemudi bus lintas kota, Madarup (40) mengatakan sejauh ini kendaraannya layak dan baik dikemudikan. Dirinya tidak menampik masih banyaknya pengemudi yang kurang mengindahkan perihal tersebut. "Beruntungnya kendaraan saya aman-aman saja, bahkan kami sudah siap mengantarkan calon pemudik ke wilayah tujuan masing-masing," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template