Kasus Dugaan Penistaan Agama, Polisi Masih Butuh Empat Saksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kasus Dugaan Penistaan Agama, Polisi Masih Butuh Empat Saksi

Kasus Dugaan Penistaan Agama, Polisi Masih Butuh Empat Saksi

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Juni 2017 | 17.42.00

KARAWANG, RAKA - Kepolisian Resor Karawang sangat berhati-hati menuntaskan perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Aking Saputra. Gelar perkara yang digelar Rabu (31/5) lalu, yang sebelumnya bakal menentukan status perkara, rupanya diundur hingga Sabtu (3/6) besok.
Pasalnya, penyidik masih harus terlebih dahulu melakukan klarifikasi terhadap empat saksi baik terhadap saksi pelapor, maupun saksi ahli lainnya sebelum meningkatkan status penyelidikan ini ke penyidikan. "Gelar perkara penanganan kasus Aking sudah kami laksanakan Rabu (31/5) lalu. Hasilnya, penyidik harus kembali melakukan interview (klarifikasi) terhadap empat saksi sebelum meningkatkan perkara (dugaan penistaan agama) ini," kata Maradona melalui pesan WhatsApp, Kamis (1/6) kemarin.
Meski begitu, lanjut Maradona, pihaknya sudah menetapkan tenggat waktu penanganan perkara ini hingga Sabtu (3/6). "Hari Sabtu besok, kami kembali menggelar perkara ini untuk meningkatkan proses penyelidikan (lidik) ke penyidikan (sidik), untuk menentukan apakah status saudara Aking bisa ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Maradona.
Keempat saksi yang perlu diinterview kembali, kata Maradona, yaitu Komar sebagai penghubung berita antara pelapor Syukur Mulyono yang mengetahui pertama kali adanya komentar Aking di Facebook, yang diduga menodai umat Islam dengan saksi Gabriel. Selain itu, KH Tatang seorang pemuka agama yang pertama kali diajak diskusi oleh Syukur Mulyono. Kemudian, Ketua MUI Karawang Dr KH Tadjuddin Noer serta yang terakhir Aking. "Klarifikasi terhadap terlapor Aking Saputra harus terlebih dahulu dilakukan, sebelum ditingkatkan ke penyidikan," terang Maradona.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan dari 13 saksi dan empat diantaranya merupakan saksi ahli. Sedangkan saksi yang masih dalam pemeriksaan ada empat lagi. "Sebenarnya cukup banyak masyarakat yang datang untuk diperiksa sebagai saksi, namun karena pemahaman mereka sangat terbatas, untuk sementara keterangan mereka kami abaikan dulu," kata Maradona.
Saat ditanya soal saksi ahli yang sudah dimintai keterangan, Maradona enggan menyebutkan identitas mereka dengan jelas. Ia hanya menyebutkan bahwa dua saksi ahli berasal dari ahli agama, satu ahli pidana dan satu ahli bahasa. "Dua saksi ahli agama merupakan pengurus MUI dan PCNU Karawang," kata Maradona
Maradona tak menampik jika  penanganan kasus Aking Saputra ini meng-copy seperti di Mabes (kasus Ahok), karena kasus Ahok penyidikannya hanya sebentar, tapi dimaksimalkan saat penyeledikannya. “Penyelidikan kita dalam kasus ini panjang, dan sudah menemukan arahnya,” ujar Maradona. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template